Dua Hari Mengencani All-New Corolla Altis (Bagian 2)

Kompas.com - 24/01/2014, 19:19 WIB
Di jalan tol Cipularang, kondisi jalan basah Toyota Astra MotorDi jalan tol Cipularang, kondisi jalan basah
Penulis Zulkifli BJ
|
EditorZulkifli BJ
Zulkifli BJ Head unit pada tipe V
Zulkifli BJ Kecepatan 180 kpj. Belum maksimal!
Toyota Astra Motor Pola pengoperasian transmisi otomatis CVT 7-percepatan (kiri) pada tipe V dan transmisi manual 6-percepatan pada tipe G
Toyota Astra Motor Perbedaan desain dan ukuran pelek tipe V (kiri) dan G (kanan)

Tipe V
Saat kembali ke Jakarta, mobil diganti. KompasOtomotif dan Autobild kini menggunakan All-New Corolla tipe V atau transmisi otomatis. Desain transmisi model “gate” sangat sederhana dengan urutan: P, R, N, D-M. Juga tersedia paddle shift untuk mengoperasikan gigi secara manual atau memindahkan gigi lebih cepat. Tuas kiri untuk pindah ke gigi rendah dan kanan untuk posisi lebih tinggi.

Sebelumnya, kembali ke Jakarta, KompasOtomotif mencoba dulu kelegaan ruang kaki penumpang belakang. Menurut Toyota, ruang ini bertambah karena jarak antar sumbu roda (hwheel base) lebih panjang tanpa menambahkan panjang total kendaran. Sebagai kompensasi, overhang belakang dibuat lebih pendek.

Kesan pertama tipe V, mewah! Hal tersebut terlihat dari bahan jok dari kulit. Termasuk desain jok untuk penumpang belakang. Bahkan di bagian tengah tersedia sandaran yang bisa dilipat, tersedia tempat botol minuman.

Desain dasbor sama saja dengan tipe G, namun head unit audio berbeda, lebih mewah, lengkap dengan layar TFT 6,95 inci. Juga ada tambahan dua tweeter yang dipasang di bagian dalam pilar A. Speaker lain, sepasang di pintu samping depan dan sepasang lagi di tutup bagasi. Suara yang dihasilkan cukup jernih dan enak didengar. Pengoperasian layar sentuh head unit juga gampang. Hanya tidak sempat mencoba sistem infotainment, diklaim bisa digunakan untuk internet.

Selama perjalanan dari Bandung-Jakarta, KompasOtomotif menjadi penumpang depan dan mobil dikemudikan Dhani Eka dengan menempatkan transmisi pada posisi “D”. Kondisi jalan, basah dan kering. Mobil digenjot semaksimal mungkin untuk mencapai kecepatan 180 km/jam. Kecepatan itu diperoleh dalam waktu cukup lama. Menurut Dhani, saat itu pedal gas belum ditekan habis atau masih ada sisa untuk memperoleh kecepatah lebih tinggi.  

Kesimpulan
Tes dalam waktu singkat tersebut, disimpulkan, All-New Corolla yang hanya berubah pada desain atau penampilan, kini memang lebih nyaman dan gaya. Khususnya tipe V. Tipe ini tampil lebih gaya karena menggunakan pelek 17 inci dengan desain masa kini. Penumpang belakangnya juga bisa menyetel kemiringan sandaran jok. Sedangkan untuk tipe G 16 inci, lebih sederhana, jok belakang “fit” atau tidak bisa disetel.

Khusus tipe V tidak hanya penampilan lebih gaya dengan lampu utama (lampu jauh) tipe proyeksi LED (daya listrik lebih irit), juga ada tambahan day running light (DRL) terdiri dari empat elemen. Namun lampu dekat tetap halogen.

Untuk tipe G, kedua lampu depan menggunakan halogen, namun tetap gaya dengan bemper dan airdam berukuran besar. Sedangkan lampu belakang, juga LED, desain juga tampil lebih bagus. Konsumsi bahan bakar, berdasarkan data dari mobil, dari Jakarta – Bandung – Jakarta, 350 km, rata-rata  8,9 km/liter. (Tamat)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X