Banjir "Goyang" Penjualan Mobil di Januari 2014

Kompas.com - 23/01/2014, 14:24 WIB
Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafi'ie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014) Kompas-Agus SusantoLuapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafi'ie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014)
|
EditorAris F. Harvenda
Jakarta, KompasOtomotif- Presiden Direktur Toyota Astra Motor (TAM), Johnny Darmawan mengatakan, musibah banjir yang terjadi di beberapa wilayah membawa dampak turunnya angka penjualan di Januari 2014. Distribusi mobil baru ke beberapa wilayah di Indonesia ternganggu, dan tidak hanya dialami Toyota tapi juga sebagian besar produsen otomotif di Tanah Air. Pria yang juga menjabat Ketua III Gaikindo itu berpendapat, dampaknya bisa mempengaruhi total penjualan, bulan ini diprediksi tak sampai 100.000 unit.

Efek buruk banjir sudah pernah terjadi sebelumnya, banyak pabrikan belajar dari pengalaman hingga merelokasi pabrik dan pemasok yang kini bermuara di Karawang dan Cibitung, lokasi ini dinilai cenderung aman dari banjir. Namun kondisi awal tahun ini berbeda, operasional pabrik dan pemasok dikatakan aman tapi proses distribusi yang bermasalah.

"Misalnya, pengiriman rute ke Semarang biasanya melewati jalur darat, karena banjir solusinya memanfaatkan jalur perairan atau bahkan ditunda dulu," ujar Johnny kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (22/1/2014).

Fokus
Selain pergerakan unit yang terusik, minat beli konsumen juga dikatakan menurun, pasalnya konsentrasi masyarakat kini fokus menghadapi banjir. "Sekarang konsumen jadi malas membeli. Saat ini yang tengah dipikirkan itu bagaimana selamat dari banjir, atau membenahi setelahnya bukan beli mobil," tambahnya.

Tren positif penjualan di atas 100.000 unit setiap bulan di 2013 sulit dipertahankan di Januari. Dijelaskan penurunan tidak akan drastis, bahkan tak sampai 80.000. "Feeling saya, titik terendah, sedikit di bawah 100.000 unit," ungkap Johnny. Diungkapkan pula, penurunan di awal tahun ini tidak akan mengoreksi target tahunan dan tetap optimis tidak berbeda jauh seperti tahun lalu, 1,2 juta unit.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X