Pasar Mobil Jawa Barat Tumbuh 24 Persen

Kompas.com - 22/01/2014, 07:56 WIB
Jawa Barat menguasai 33,9 persen pangsa pasar nasional Zulkifli BJJawa Barat menguasai 33,9 persen pangsa pasar nasional
Penulis Zulkifli BJ
|
EditorZulkifli BJ

Bandung, KompasOtomotif - Jawa Barat merupakan salah provinsi dengan penjualan mobil tertinggi tinggi di Indonesia. Apalagi bila tiga daerah penjangga Jakarta, yaitu Depok, Bekasi dan Bogor, penjualannya masuk ke Jawa Barat.

Contohnya, pada tahun lalu, setiap bulannya, penjualan mobil di provinsi tersebut mencapai 33.000 – 34.000 unit per bulan atau 400.000 unit per tahun. Dibandingkan dengan total penjualan total nasional tahun lalu mencapai 33,9 persen. Hal tersebut dikemukakan oleh Jimmy Irawan, Kepala Cabang Auto2000, Setiabudi, Bandung, Jawa Barat, akhir minggu lalu kepada KompasOtomotif.

Ditambahkan, pertumbuhan penjualan di provinsi itu tahun lalu 24 persen dibandingkan 2012. Sedangkan Toyota mengalami pertumbuhan 27,9 persen. “Jadi pertumbuhan Toyota di Jawa Barat lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri,” jelasnya.

Agya Inden
Saat ini Toyota hanya menguasai 34,3 persen, lebih kecil dari pangsa pasar nasional 35,6 persen pada tahun ini. Ditambahkan pula, di Jawa Barat permintaan terhadap MPV Avanza tetap tinggi. Begitu juga dengan produk terbaru Toyota dengan harga paling terjangkau, yaitu Agya. “Kita hanya kebagian 500 unit per bulan. Permintaan sih banyak. Malah inden diperkirakan sampai 4 bulan atau rata-rata permintaah terhadap mobil harga terjangkau tersebut 2.000 unit per bulan,” tutup Jimmy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.