Pebalap F1 Dipaksa Irit BBM Saat Balap

Kompas.com - 10/01/2014, 17:59 WIB
Fernando Alonso Ferrari Fernando Alonso
|
EditorAris F. Harvenda

Maranello, KompasOtomotif - Ferrari mengatakan, permintaan tinggi terhadap efisiensi bahan bakar di kompetisi F1 2014, membuat setiap pebalap butuh banyak belajar untuk memahami gaya baru ini. Mesin baru V6, kapasitas 1.6L, turbocharger plus sistem regenerasi energi built in dengan pembatasan 100 kg (kurang lebih 125 liter) bahan bakar sekali balapan, “memaksa” pebalap menemukan setelan yang pas memacu jet darat di setiap seri.

James Allison, Ferrari Technical Director mengatakan, tim banyak mendapat masukan dari pebalap andalannya, Fernando Alonso, usai mencoba simulator F1. Ia menjelaskan, situasi musim ini akan sangat ekstrim dibanding musim lalu, tidak hanya buat pebalap tapi juga tim.

“Alonso telah menggunakan simulator dan hasilnya menarik buat kita. Ia banyak memberikan detail dan masukan yang bisa membantu tim mengatur kesiapan buat sesi latihan resmi dan balapan,” ujar Allison.

Beda Kondisi
Saat latihan resmi, lanjut Allison, mobil mendapatkan lebih banyak tenaga listrik dan mampu berakselerasi dalam kondisi bahan bakar terbatas (100 kg per jam), namun saat balapan kondisinya bisa sangat berbeda. Untuk beberapa seri, 100 kg bahan bakar lebih dari cukup, tapi buat seri yang lain tim perlu hati-hati mengatur pemakaian bahan bakar di setiap putaran.

“Dengan cara yang berbeda seperti ini, pebalap butuh banyak latihan untuk mendapatkan kecepatan tapi tidak terlalu banyak menghabiskan bahan bakar,” imbuh Allison.

Pebalap tim McLaren-Mercedes, Jenson Button, juga pernah mengungkapkan hal serupa usai mencoba simulator bulan lalu. Ia mengatakan torsi mesin baru membuat mobil sangat sulit untuk dikendalikan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Autosport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X