Perkiraan Penjualan Mobil 2014 Sama dengan 2013

Kompas.com - 09/01/2014, 07:57 WIB
Pameran otomotif terbesar di Indonesia www.dyandra.comPameran otomotif terbesar di Indonesia
|
EditorZulkifli BJ
Jakarta, KompasOtomotif - Ketua III Gabungan industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Johnny Darmawan mengatakan, penjualan mobil tahun ini akan stagnan alias sama dengan 2013, berkisar 1,2 juta unit. Bahkan, bisa lebih buruk aau tergantung pada calon pasangan presiden dan wakli pada pemilu tahun ini.

"Kalau nanti pasangan (presiden dan wakil presiden) yang terpilih tidak tepat, bisa berbahaya. Jadi sangat tergantung dari hasil parlemen dan kandidat presiden dan wakilnya,"  jelas Johnny di Jakarta Pusat, kemarin (8/1/12014).

Jika pasangan terpilih bisa memberikan sentimen positif dan mendukung pebisnis Indonesia, penjualan bisa naik. Sebaliknya, jika hasil yang diputuskan tidak direspons dengan baik oleh pasar, penjualan bisa turun.

"Tahun ini, investor yang menyatakan sudah siap menanamkan modalnya menunggu, yaitu setelah April atau hasil pemilihan parlemen dan kandidat presiden dan wakil presidennya diumumkan," beber Johnny.

Diskon
Situasi pasar saat ini, menurut Johnny, tidak sangat mendukung pertumbuhan penjualan mobil. Inflasi tinggi,  rupiah lemah, kebijakkan uang ketat (tight money policey), semua mengarah pada penurunan penjualan.

Selain itu, kapasitas produksi yang masih besar akan membuat kondisi suplai lebih besar ketimbang permintaan. "Memang pasarnya seperti ini, kondisi stok masih banyak, perang diskon masih berlanjut tahun ini. Setidaknya sampai kuartal pertama," tutup Johnny.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X