Kompas.com - 30/05/2013, 18:07 WIB
Tata Nano Zulkifli BJTata Nano
EditorAris F Harvenda

Delhi, KompasOtomotif - Dalam enam bulan terakhir, penjualan Tata Motors terus menyusut. Hal tersebut merupakan kinerja terburuk yang pernah dialami Tata Motors dalam 12 tahun terkhir di negaranya sendiri.

Tiga bulan pertama tahun ini, penjualan malah Tata turun sampai 57 persen, merupakan kondisi terparah sejak mantan bos Ratan Tata mengakuisisi Jaguar-Land Rover sejak 2008. Bahkan, pada periode Oktober-Desember tahun lalu, 72 persen keuntungan Tata Motors diperoleh dari kedua merek Inggris itu.  

Tata sudah mencoba berbagai strategi untuk merebut hati konsumen di India. Nano yang diandalkan untuk bersaing dengan Maruti Suzuki, belum bisa. memberikan hasil yang diharapkan. Strategi pembelian Nano dengan kartu kredit atau garansi uang kembali untuk Manza (sedan), tidak bisa mendongkrak penjualan.

Pada tahun fiskal lalu (berakhir Maret 2013), penjualan mobil penumpang Tata anjlok 15 persen. Padahal, penjualan mobil di India naik 2,2 persen.

"Tata sudah tidak dipandang lagi sebagai merek inspirasional di India. Tata harus mencoba terus karena model lama tak kunjung mucul. Tantangan utama kini, bertahan sembari menunggu model baru," beber Arora, lembaga peneliti yang berbasis di Singapura.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.