Kompas.com - 16/05/2013, 15:39 WIB
Tim balap Honda di ajang F1 tahun 2008. Tim balap Honda di ajang F1 tahun 2008.
EditorAris F Harvenda

Tokyo, KompasOtomotif - Honda Motor Company (HMC) akan kembali meramaikan ajang balap mobil paling bergengsi di dunia Formula 1. Hanya bukan sebagai peserta, tapi pemasok mesin ke tim McLaren mulai musim balap 2015, seperti yang pernah dilakukan pada 1988 sampai 1992 pada tim yang sama.

Menurut sumber internal  HMC yang dilansir Japan Today, hari ini (16/5/2013), bos Honda Takanobu Ito segera mengumumkannya pekan ini. Honda kembali ke ajang F1 setelah vakum sejak musim balap 2008, karena terhempas dampak krisis keuangan global yang terjadi waktu itu. Perusahaan dipaksa behemat salah satunya harus mundur dari kejuaraan dunia F1 yang terkenal banyak menghabiskan dana.

Honda niat balik ke balap jet darat terkait dengan regulasi baru, di mana mobil akan memakai mesin V6 1.600 cc turbo yang lebih ramah lingkungan. Dengan mengembangkan mesin khusus, nantinya bisa dengan mudah diaplikasi pada kendaraan penumpang yang  menghasilkan keuntungan buat mereka.

Kerja sama Honda dan McLaren pada 1988-1992 pernah berjaya melalui pebalap legendaris Aryton Senna dan Alain Prost. Keduanya berhasil menjadi menjadi juara dunia, meski Senna harus meninggal dunia karena kecelakaan maut di sirkuit Imola, Italia, 1 Mei 1994.

Honda memulai karirnya di ajang F1 mulai 1964 sampai 1968. Selama periode itu, hanya berhasil memenangkan dua seri. Selanjutnya sebagai pemasok mesin, Honda bekerjasama dengan McLaren, Williams dan Lotus periode 1983-1992 dan memenangkan 92 seri.

Setelah delapan tahun vakum, Honda sempat kembali sebagai pemasok mesin, kemudian membeli saham tim British American Racing (BAR) pada 2005 dan mengubahnya menjadi tim Honda mulai 2006.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X