Honda CB150R StreetFire Punya Nafas Panjang

Kompas.com - 13/12/2012, 11:10 WIB
Nafas StreetFire panjang, bisa dibuat lebih kencang dengan modifikasi. Yehuda WNafas StreetFire panjang, bisa dibuat lebih kencang dengan modifikasi.
EditorAris F Harvenda

Bogor, KompasOtomotif - Banyak pengunjung dibuat penasaran kala Honda CB150R StretFire diperkenalkan di ajang Jakarta Motorcycle Show, November lalu. Karena, PT Astra Honda Motor (AHM) menutup rapat, baik spesifikasi maupun performa sepeda motor bergenre sport itu. Kemarin (12/12), KompasOtomotif mendapat kesempatan menjajalnya  di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat dan bisa menjawab rasa penasaran tadi.

Mirip Kompetitor

Karakter StreetFire yang kental sport memang cocok untuk pria berusia 18-25 tahun. Banyak yang bilang, sekilas bentuknya mirip kompetitor V-Ixion lawas, tapi lebih kaya fitur.  Kemiripan itu tercermin dari bentuk lampu depan, tangki, bahu (shroud), lampu belakang sampai pijakkan kaki belakang.

Selain kaya fitur,  StreetFire juga unggul dalam teknologi karena memakai mesin 150 cc, 4-langkah, DOHC, 4 katup, 6-percepatan setara dengan jantung pacu CBR150R, sedangkan kompetitor masih mengandalkan SOHC 5-percepatan. Panel indikator kombinasi analog untuk odometer dan digital menampilkan multi informasi mulai dari speedometer, tripmeter, jam dan indikator bensin. Lebih informatif!

Bagaimana performanya? Kendati permukaan lintasan licin akibat hujan,  KompasOtomotif  tak melewatkan kesempatan untuk melakukan tes!

Harian

Diklaim punya DNA  sama dengan sang kakak CBR150R, justru tongkrongan StreetFire lebih membumi. Posisi duduk terasa nyaman di atas jok yang memiliki ketinggian 790 mm dari permukaan tanah. Apalagi dengancpostur tubuh 178 cm leluasa memijakkan kedua telapak kaki di tanah. Waktu tangan memegang setang kemudi, posisi tubuh agak landai ke depan, terasa sporty, tetapi masih oke buat harian. Nggak cepat bikin punggung pegel!

Pijakkan kaki  diposisikan sejajar dengan tubuh sehingga membentuk "segitiga" berkendara yang masih nyaman. Putar kunci, panel indikator dan lampu utama langsung menyala. Pencet tombol starter, suara mesin menderu dan empuk membulat.

Responsif

Ketika berakselerasi langsung terasa kala grip gas dibuka penuh. Tenaga terus terisi mulai dari putaran mesin terendah hingga menengah 7.000 rpm. Galaknya jantung pacu didapat pada 8.000 -10.000 rpm. Karakter ini sedikit berbeda dengan CBR150R yang "galak" diputaran atas sehingga lebih cocok untuk gaya berkendara "stop and go" di dalam perkotaan.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X