Lagi, Pembatasan Pembelian Mobil Baru di China

Kompas.com - 14/07/2011, 07:03 WIB
EditorZulkifli BJ

GUIYANG, KOMPAS.com - Guyang, ibukota Provinsi Guizhou akan menjadi kota kedua setelah Beijing (sejak Januari 2011) membatasi pembelian mobil baru, di China. Di kota pembatas mulai dilakukan Juli 2011. Alasan utama yang mendorong diberlakukan kebijakan ini adalah untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang makin tak terkendali di wilayah sebelah barat daya China.

Pemerintah Daerah Guiyang, seperti dilansir automotivenewschina (13/7), mulai bulan ini akan mengeluarkan semacam tiket lotre bagi masyarakat untuk mengundi siapa yang bisa memperoleh pelat nomor baru. Kalau Beijing memberikan kuota 20.000 unit per bulan, Pemda Guiyang belum menyebut angka.

Guiyang dengan populasi 3,7 juta jiwa, jumlah kendaraan yang aktif di jalan mencapai 616.000 unit, termasuk 330.000 mobil pribadi. Pemda menyatakan, jumlah kendaraan di jalan menyebabkan kegiatan ekonomi tak efektif karena terjadi kemacetan di mana-mana.

Meski tak sebesar Beijing, langkah Guiyang ini diperkirakan akan mengganggu pertumbuhan pasar otomotif nasional China. Dari kebijakan Beijing saja, Asosisi Industri Otomotif China memprediksi pertumbuhan pasar China akan turun drastis dari tahun lalu dari 37 persen menjadi 5,8 persen.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.