Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jurus Bikin Awet Ban Motor

Kompas.com - 18/04/2010, 09:25 WIB
Editorbastian

KOMPAS.com — Usia pemakaian ban sepeda motor bisa diperpanjang bila ban bisa dijaga dan diperlakukan dengan benar. Adapun usia penggunaan secara maksimal adalah 1,5 tahun. Kelayakan pemakaiannya bisa dilihat dari alur dan diindikasikan dengan melihat batas tread wear indication atau TWI yang tertulis di sisi ban.

Mahar Marjono dan Dasori dari produsen ban di Indonesia menjelaskan penyebab kerusakan ban dan hal yang pantas diperhatikan oleh pemilik motor agar tetap menjaganya.

Mahar Marjono, Promotion Section Head PT Suryaraya Rubberindo Industries. memberi beberapa contoh perlakuan yang bisa memperpendek usia pakai ban. Pertama, tekanan angin tidak sesuai rekomendasi. Tekanan tidak pas, katanya, bakal memengaruhi kestabilan gerak motor. "Sebaiknya, tekanan diperiksa setiap 3 hari sekali," pesannya.

Kedua, kondisi peredam kejut. Periksa apakah di bagian ini ada kebocoran atau sudah lemah karena jika iya maka hal itu akan mengganggu keseimbangan tekanan bodi. Akibatnya, bodi motor jadi miring dan berat kendaraan bertumpu pada roda yang peredam kejutnya lemah sehingga ban tersebut cepat aus.

Bagi pengguna velg jari-jari, Anda disarankan untuk menggunakan rim tape. Fungsinya, melindungi ban dalam dari tusukan jari-jari.

Ketiga, Dasori, spesialis ban PT Gadjah Tunggal, menyarankan agar jangan terlalu sering menggunakan standar samping. Selain membuat ban sebelah kiri jadi tumpuan, perlakuan itu juga bikin peredam kejut kiri cepat rusak.

Keempat, pesan Mahar, jangan memarkir motor pada lokasi panas langsung. Karena material dasar ban, sinar ultraviolet yang langsung mengenai ban bisa mempercepat kekerasan ban. Akibatnya, ban jadi mudah getas.

Kelima, hindarkan ban dari kemungkinan terkontaminasi cairan kimia yang merusak, seperti oli dan bensin. Bila terkena, maka cepat bersihkan dengan air. (Hend)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.