Toyota "Recall" 13.000 Unit di Korsel

Kompas.com - 06/04/2010, 15:54 WIB
Editorbastian

SEOUL, KOMPAS.com — Baru saja berhasil menuai penjualan signifikan di Amerika Serikat, produsen mobil terbesar dari Jepang, Toyota, harus kembali berkutat pada masalah yang juga mereka alami pada awal tahun ini. Pihak pabrikan mengumumkan penarikan kembali untuk perbaikan atau recall 12.984 mobil. Namun aksi bukan dilakukan di Amerika melainkan di Korea Selatan karena permasalahan yang sama, alas karpet.

Pihak Kementerian Transportasi Korsel menyatakan telah menemukan beberapa kelainan alas karpet pada Lexus ES 350, Camry, dan Camry hybrid. Pedal gas terganjal alas karpet  ketika diangkat.

Langkah ini dilakukan setelah Toyota baru saja dikenakan denda senilai 16,4 juta dollar AS dari pihak berwenang di Amerika Serikat karena tak bisa memenuhi jangka waktu recall yang telah ditentukan oleh pemerintah setempat pada Januari lalu.

"Ini merupakan recall secara sukarela untuk menghilangkan kemungkinan risiko lebih parah pada masa mendatang," ujar Hisao Nakabayashi, President and CEO Toyota Korsel di Seoul, seperti dilansir Reuters, Selasa (6/4/2010).

Penarikan dilakukan terhadap produk yang terjual sepanjang kuartal pertama tahun ini, antara Januari dan Maret 2010. Dari total recall, sebanyak 510 Prius masuk sebagai salah satu model yang teridentifikasi bermasalah lain, yakni kelainan fungsi pengereman.

Pihak prinsipal di Jepang menyatakan, alas karpet yang digunakan di Korsel ini memiliki bentuk yang unik sehingga tak ada kaitan langsung antara penarikan yang dilakukan di AS dan kasus ini. Sementara itu, hingga recall dilakukan, belum ada laporan kecelakaan terkait masalah ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X