GM Buka Laboratorium Baterai Canggih di Michigan

Kompas.com - 09/06/2009, 15:07 WIB
Editor

WARREN, KOMPAS.com Seminggu setelah dibangkrutkan, kemarin GM mulai melakukan langkah cepat untuk mestrukturisasi diri atau memperkokoh fondasinya. Salah satunya mendirikan laboratorium baterai canggih di Warren, Michigan, Amerika Serikat. Peresmian dihadiri pula oleh Gubernur Michigan Jennifer Granholm.

Satu lagi terobosan GM kemarin adalah mengumumkan untuk menutup pabrik truk ukuran sedang di Flint, juga di Michigan, yang tidak lagi menguntungkan selama empat tahun terakhir. Untuk ini, GM harus menawarkan pensiun kepada 398 pekerja di pabrik tersebut mulai 31 Juli nanti. Pengumuman penutupan pabrik tersebut langsung disampaikan oleh Presiden dan CEO GM, Fritz Henderson.

Pembukaan laboratorium tersebut sebagai bukti langkah awal GM untuk memperkuat bisnis dan industrinya. Laboratorium didirikan di atas lahan 3.000 meter persegi dan berada di Pusat Teknikal GM di Warren. Laboratorium ini nantinya digunakan GM untuk mengembangkan teknologi mobil plug-in, hibrida, sel surya, dan listrik seperti Chevy Volt.

Laboratorium tersebut mempekerjakan 1.000 insinyur, 42 ruang pengetesan termal, dan 160 kanal tes untuk mengevaluasi kinerja baterai. Energi yang dihasilkan laboratorium ini mencapai 6 megawatt, cukup untuk menerangkan sebuah kota kecil.

“Ini sebuah indikasi, Michigan sedang menuju ke tempat yang diharapkan sudah berani melakukan terobosan,” ungkap Gubernur Michigan Jennifer Granholm yang mendampingi Henderson saat peresmian.

Laboratorium  baterai global ini akan membantu GM meningkatkan kemampuannya sebagai perusahaan yang lebih maju di bidang teknologi otomotif dan mengurangi ketergantungan pada minyak asing. Laboratorium ini digunakan untuk mengetes teknologi sistem penyimpanan energi, yaitu baterai lithium-ion dan nickel-metal hydride (NiMeH).

Sebelumnya, GM sudah mempunyai laboratorium di Honeoye Fall, New York, Torrance, California; dan Mainz-Kasel, Jerman. Kini, mereka juga berusaha mengembangkan pabrik baterai di Michigan, kemungkinan di Tenggara Michigan. Pabrik ini akan memproduksi kemasan baterai lithium-ion untuk Chevy Volt dan dua mobil listrik  lainnya.

GM berencana mendirikan pabrik baterai pada lokasi yang tepat menjelang akhir Juni ini dan akan memulai produksinya awal 2010. Produsen mobil yang berbasis di Detroit ini awalnya mengandalkan baterai yang dibuat oleh perusahaan Korea Selatan, LG Chem, untuk Chevy Volt. Sekarang GM mengalihkannya ke Amerika Serikat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X