Salin Artikel

Bukan Honda, Ducati Sebut Yamaha Sebagai Kompetitor Terbesar

JAKARTA, KOMPAS.com - Ducati merupakan salah satu pabrikan paling kompetitif di MotoGP. Itu semua tidak lepas dari pemikiran yang dimiliki General Manager Ducati Corse Gigi Dall'Igna.

Gigi merupakan salah satu orang yang jenius dan berhasil membuat banyak terobosan di MotoGP. Dengan banyaknya inovasi yang dilakukan, para kompetitor bisa dibuat kesulitan.

Bahkan, banyak kompetitor yang mengikuti jejak Ducati. Sebut saja penggunaan winglet, aero fairing, holeshot device, ride height device, dan lainnya.

Sayangnya, justru pabrikan lain yang menjadi lebih kompetitif dan berhasil jadi juara dunia di kategori pebalap. Sementara Ducati, masih belum berhasil menjadi juara dunia sejak 2007 melalui Casey Stoner.

Meskipun banyak diikuti pabrikan lain, tapi Gigi juga mengatakan bahwa ada juga inovasi dari kompetitor yang membuatnya tertarik.

"Transmisi seamless yang Honda perkenalkan, itu ide yang sangat bagus," ujar Gigi, dikutip dari Speedweek.com, Sabtu (1/1/2022).

Gigi mengatakan, selalu sulit baginya untuk membicarakan tentang pabrikan lain. Namun, menurutnya, kompetitor utama saat ini adalah Yamaha.

"Dengan Fabio Quartararo, mereka memiliki pebalap yang sangat bagus. Mereka memenangkan gelar, itu membuktikan mereka benar," kata Gigi.

Sementara Ducati sendiri, menurut Gigi, sudah melakukan tugasnya dengan baik. Ducati kembali kompetitif lagi di musim 2021 dan itu juga sangat penting untuk merek Ducati sendiri.

"Tapi, itu tidak berlaku untuk para penggemar, pada saya, dan juga para pebalap, karena yang terpenting adalah klasemen pebalap. Tapi, menjadi pabrikan paling top selama bertahun-tahun juga sangat berarti," ujar Gigi.

Dari 18 seri yang digelar pada MotoGP 2021, Ducati hanya empat kali absen dari podium. Selain itu, Ducati juga berhasil meraih 11 pole position.

Di klasemen pebalap, Francesco Bagnaia di peringkat kedua, Jack Miller di peringkat keempat, Johann Zarco di peringkat kelima, Jorge Martin yang meraih Rookie of the Year ada di peringkat kesembilan. Lalu, Enea Bastianini ada di peringkat kesebelas dan Luca Marini di peringkat kesembilanbelas.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/01/01/130200215/bukan-honda-ducati-sebut-yamaha-sebagai-kompetitor-terbesar

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.