Salin Artikel

Yamaha NMAX HyperSkutik, Proyek Terima Kasih Katros Garage

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat gelaran Otobursa Tumplek Blek 2019 di Parkir Timur Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu, hadir Yamaha NMAX yang sudah di-custom oleh Katros Garage. Motor ini dipajang di salah satu stan produk aftermarket motor.

Andi Akbar, punggawa Katros Garage, mengatakan bahwa NMAX garapannya ini merupakan prpyek terima kasih. Builder satu ini menjelaskan kenapa namanya Project Thank You. Sebab, motor garapannya ini untuk orang lain dan enggak bayar.

"Jadi, di YouTube channel gue ada rubrik baru. Namanya Project Thank You. Biasanya, waktu gue membangun sebuah motor, pasti diberi nama project-nya. Gue bosan bikin motor gue terus. Akhirnya, kenapa enggak gue bikin satu video, mengerjakan motor orang lain," ujar pria yang akrab disapa Atenx tersebut, kepada Kompas.com, di sela-sela Otobursa Tumplek Blek 2019.

Dalam Project Thank You ini, Atenx menggandeng Scarlet Racing, selaku produsen aftermarket aksesori motor.

"Gue menawarkan untuk mengerjakan motor mereka dan mereka mau. Dalam proses pembuatannya, ternyata gue butuh beberapa aksesori. Nah, aksesori itu mereka yang sediakan," kata Atenx.

Produk aftermarket yang dipakai antara lain, sokbreker depan dan belakang, tuas rem kiri dan kanan, selang rem, dan cover radiator.
Sementara sisanya, dikerjakan oleh Katros, seperti bodi, knalpot, dan juga pelek yang diubah ke jari-jari.

"Sebenarnya, masih ada banyak lagi yang perlu ditambahkan, tapi waktunya mepet. Sebab, ini belum seratus persen selesai, baru 95 persen," ujar Atenx.

Sokbreker depan teleskopik bawaan NMAX diganti dengan model upside down, agar bagian kaki-kaki terlihat lebih kekar dan berisi. Di bagian ini, Atenx menjelaskan bahwa ada sedikit penyesuaian di bagian komstir. Sebab, sokbreker upside down yang digunakan ini sebenarnya untuk Yamaha V-Ixion.

Sementara di bagian roda, Atenx mengakui ada sedikit kendala pada roda belakang. Sebab, jaraknya sangat mepet dengan per sokbreker belakang. Untuk itu, sokbreker belakang diganti menjadi model monoshock.

"Untuk sasisnya, sebenarnya tidak ada yang signifikan kita potong. Hanya kita tambahkan sasis untuk menopang jok," kata Atenx.

Atenx menjelaskan bahwa motor yang konsepnya diberi nama HyperSkutik ini mengambil desain dari Yamaha T-Max yang pernah dibikin oleh Roland Sands.

"Dia pernah memodifikasi T-Max, modelnya jadi seperti itu. Gue kepikiran ingin punya matik seperti itu, tapi kan enggak mungkin gue beli T-Max. Akhirnya, gue lihat bodi NMAX ini mendukung," ujar Atenx.

Atenx mengaku sengaja menerapkan konsep tersebut pada NMAX untuk memberikan alternatif kepada para pecinta motor custom. Jadi, tidak perlu membeli T-Max yang harganya cukup mahal. Sebab, konsepnya bisa juga diterapkan di NMAX yang harganya lebih terjangkau.

Data spesifikasi Yamaha NMAX HyperSkutik:
Pelek depan: Delkevic 3,5 inci
Pelek belakang: Delkevic 4 inci
Ban depan: Maxxis 110/80-14
Ban belakang: Maxxis 140/70-14
Bodi dan knalpot: Katros Garage
Sokbreker depan dan belakang, tuas rem kiri dan kanan, selang rem, dan cover radiator: Scarlet Racing

https://otomotif.kompas.com/read/2019/09/09/124200915/yamaha-nmax-hyperskutik-proyek-terima-kasih-katros-garage

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.