Suzuki Motor Bangun Pusat R&D di Indonesia
Kamis, 12/11/2009 | 09:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada 2010 Indonesia diputuskan menjadi negara pusat acuan di Asean menggeser Thailand untuk Suzuki. Adanya perkembangan tersebut, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) berencana membangun pusat pengembangan dan penelitian (research and development/R&D) untuk motor di Indonesia.

Seperti diketahui, selama ini produk motor yang ada di Indonesia selalu mengacu ke Thailand. Bahkan, tak terkecuali produk di Indonesia merupakan versi down-grade dari yang ada di Thailand.

"Pembangunan pusat R&D saat ini sedang kami upayakan dan didiskusikan dengan prinsipal. Dalam keadaan seperti ini, kita dituntut memiliki kecepatan yang tinggi untuk bisa merespon pasar. Kalau harus ke Jepang, maka tak efisien," ujar Yoshiji Tarada, Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) di Jakarta, Rabu (11/11).

Dikatakan, prinsipal Suzuki Motor Co di Jepang sudah memutuskan peralihan Indonesia dari Thailand. Selanjutnya, ada tiga faktor utama yang menyebabkan perpindahan ini. Pertama, Indonesia memilik potensi pasar motor jauh lebih besar ketimbang Thailand. Kedua, kekayaan alam yang dimiliki Indonesia mempermudah pemenuhan bahan baku untuk produksi. Terakhir, luasnya area daratan memperbesar potensi pasar motor nasional yang ada, dan masih banyak yang belum tersentuh.

"Nantinya, semua produk baru yang ada di kawasan Asean akan keluar dari Indonesia. Kalau dulu kan dari Thailand, " tutup Tarada.


AGK
http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
adhijaya @ Sabtu, 23 Januari 2010 | 21:55 WIB
udah terbukti motor yang didevelop di thai ga ada yang laku di indo, wong di thai jg ga ada yg laku! based on data sales by varian, semua diatas 13-dst, jauh ma varian kompetitor. yah, mudah2an pt sim lebih dapat membaca pergerakan pasar indo dan asia sehingga produknya dapat diterima oleh pasar. tentunya semua itu harus di imbangi dg promosi yg terintegrasi sesuai dg segmennya dan fokus. maju terus suzuki.
Victor Assani @ Senin, 21 Desember 2009 | 19:37 WIB
Woow .... berita bagus tuh, karena memang dari sisi sumber daya manusia harusnya kita jauh lebih unggul dibandingkan dengan negara-negara lain di regional Asean, dengan catatan insinyur-insinyur lokal juga diberi otoritas yang penuh untuk berkreasi ........
Rizqi @ Selasa, 1 Desember 2009 | 20:46 WIB
@Amansentisa Lebih mahal dari seharusnya bro ? Mungkin bro bandingin Satria FU dengan Absolute Revo, Nah itu baru jauh. Suzuki rata-rata lebih murah kok kalau dibandingkan motor sekelas. Atau pun bebek mahal seperti satria FU, pun gak asal mahal. Spek mesinnya sama kayak CBR(walaupun kalah tenaga tapi didukung bodynya yang ringan). Onderdil mahal karena rata-rata orisinil malah kebanyakan import. dan Suzuki emang jarang spare part barang KW. Tapi yang bikn sedih cuman spare part langka aja
putra toim @ Senin, 16 November 2009 | 13:05 WIB
okey indonesia menjadi punyuplai kendaraan bermotor di asean . tetapi kepada perusahaan tersebut untuk diperhatikan kesejahteraan masyarakat . jangan mengambil keuntungan sajah . terima kasih .
aan @ Jumat, 13 November 2009 | 11:17 WIB
Kemajuan besar Otomotif Indonesia... maju terus!!!
12 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort