Alamak! Mobil "The Star of India" Dilego Rp 130 Miliar Lebih
Rabu, 9/9/2009 | 14:46 WIB

JERMAN, KOMPAS.com — Rolls Royce termasuk golongan merek mobil supermewah, mahal, dan sangat terkenal. Namun, ketika disebut Rolls Royce Phantom II 40/50 HP Continental, kontan gambaran di kepala blank karena mobil ini tergolong klasik. Sekalipun begitu, mobil produksi 1934 ini akan masuk pasar lelang dan diprediksi berharga di atas Rp100 miliar.

Mobil ini milik kolektor asal Jerman, Hans-Gunther Zach. Kendaraan ini merupakan mobil resmi Thakorsaheb Dharmendrasinhji, seorang Maharaja dari Rajkot, Gujarat India, yang kemudian menjulukinya dengan sebutan Bintang dari India (Star of India), layaknya batu safir 563 karat.

Merek mobil asal Inggris Raya ini dibangun dari polesan aluminium pada bagian tutup mesin dan panel sayap kendaraan. The Star of India ini diprediksi mampu menembus angka pejualan mobil klasik tertinggi sepanjang masa senilai Rp 131,2 miliar (8 juta poundsterling). Harga ini lebih tinggi 10 persen dari mobil termahal sepanjang masa yang dipegang oleh Ferrari Testarossa keluaran 1957 yang terjual di lelang pada awal tahun ini senilai 7,2 juta poundsterling.

Phantom II dibekali mesin berkapasitas 7.700cc V8 dan benar-benar kendaraan  superunik karena bodi dilaburi cat kuning keemasan (saffron tone) dengan 14  headlights di depan, termasuk lampu adaptive yang menyala mengikuti kecepatan putaran ban. Terakhir, sentuhan atap convertible bergaya orpedo yang khusus dibuat oleh Thrupp and Maberly.


AGK
Sumber : worldcarfans
http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
don @ Sabtu, 10 Oktober 2009 | 12:54 WIB
wah pada gelo manusia.. mending diutnya buat bantu korban gempa!!
erick @ Jumat, 9 Oktober 2009 | 15:18 WIB
duit segitu bisa buat ngebangun Indonesia buat lebih baik @_@"
mujab @ Jumat, 25 September 2009 | 01:02 WIB
pada ndak punya uang ya....??? ha...ha...ha...ha
au ahh @ Kamis, 10 September 2009 | 13:37 WIB
bawa duit monopoli, bisa ikut di lelangnya g?
Endin @ Kamis, 10 September 2009 | 11:17 WIB
Mndingan duitnya buat bikin kontrakan!! Gile bener
13 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort