Mengatasi Laju Mobil Saat Rem Blong
Senin, 29/6/2009 | 11:29 WIB

KOMPAS.com — Rem termasuk salah satu komponen vital pada mobil. Kurang mendapat perhatian, apalagi sampai salah memperlakukannya, bisa-bisa nyawa taruhannya. Selain itu, sistem penghenti laju ini, ketika dibutuhkan mendadak, harus bisa memperlakukannya dengan benar.

Rem blong umumnya terjadi pada kendaraan besar atau berat. Namun bukan mustahil, gangguan itu menjangkit pada mobil penumpang. Penyebabnya di antaranya selang rem bocor, piston macet, atau kampas habis.

Bila mengalami gejala seperti itu, perlu lakukan langkah-langkah seperti ini
1. Cobalah memompa rem secepat mungkin.

2. Jika gagal, turunkan gigi persneling secara bertahap. Jangan langsung dua atau tiga gigi sekaligus, membuat putaran mesin melebihi batas maksimum dan jebol.

3. Tarik rem tangan dengan halus secara berkala tanpa melepas tombol penahan. Intinya, jangan sampai roda belakang mengunci.

4. Bila harus segera berhenti karena di depan ada kendaraan, serempetkan mobil ke tempat yang aman seperti trotoar, tebing, semak-semak, pagar pembatas atau benda yang bisa menghentikan laju.

Sekiranya kondisi rem masih bagus, pengemudi dituntut melakukan pengereman mendadak. Namun, bila perlakuannya juga salah, hal itu bisa mengundang bahaya. Supaya mobil berikut penumpangnya aman, ikuti langkah di bawah ini.

1. Injak pedal rem secara keras hingga terdengar bunyi decit mengambang.

2. Jika roda mengunci, kurangi injakan pedal rem karena efeknya, mobil tidak bisa dikendalikan.

3. Bisa juga dilakukan metode pulse braking. Yakni, menginjak rem sekeras mungkin berulang-ulang. Dalam satu detik minimal ada 4 kali injakan.

4. Perhatikan spion dan lihat, apakah mobil di belakang—semisal truk atau bus—bisa mengerem sebaik kita. Jika tidak dan sebelum "tercium", cepat pindah jalur. (Fitra Eri)



http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
Acok Yunarso @ Selasa, 8 Desember 2009 | 21:04 WIB
Memang betul. Tulisan ini sebaiknya dibaca bagi "anak2 muda" yang hanya mengandalkan rem. Tidak peduli/tau manfaat spion, misalnya
Jug-Z @ Kamis, 17 September 2009 | 16:18 WIB
udah, ga usah pada brantem, yg penting pada sama2 ngerti...masalahnya khan gampang, tips pencegahannya ada, tips pengobatannya penanggulangannya juga oke...toh kita semua butuh tips yg berguna buat semua...piss...
bondan @ Minggu, 26 Juli 2009 | 13:21 WIB
kalau saya lebih memilih gas blong, daripada rem blong///jadinya ga akan ada kcelakaan yang berarti dan mengakibatkan kehilangan nyawa..alias itu mobil lagi MOGOK!!!
nugroho santos @ Kamis, 23 Juli 2009 | 13:21 WIB
itu bagus buat arahan untuk yang lain tetapi orang kalau sudah dalam keadaan begitu kadang panik, saya cuma menambahkan saja hati2 dalam segala hal dan cek selalu. supaya selamat sampai tujuan.
wicak @ Senin, 20 Juli 2009 | 13:00 WIB
emang sudah seharusnya ABS jadi piranti standar di semua mobil penumpang di indonesia. ya ga?
20 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort