Mitsubishi Luncurkan iMiEV versi Produksi
Mobil listrik iMiEV diluncurkan Mitsubishi di Jepang.
Artikel Terkait...:
Sabtu, 6/6/2009 | 13:11 WIB

TOKYO, KOMPAS.com — Mitsubishi Motor Corp (MMC) meluncurkan mobil mini listrik yang sangat dikenal di seluruh dunia, yaitu iMiEV di Jepang kemaren. Prototipe iMiEV sudah beberapa kali diperkenalkan di Indonesia. Bahkan, Kompas.com berkesempatan mencobanya awal November lalu.

Menurut MMC, versi yang diluncurkan adalah generasi terbaru. Mitsubishi menyebutnya sebagai “pionir yang akan membuka pintu untuk 100 tahun ke depan bagi masyarakat otomobil.” Dijelaskan pula, i-MiEV merupakan kristalisasi 40 tahun mobil listrik yang dikembangkan oleh Mitsubishi.  

Untuk memasyarakatkan mobil ini, Mitsubishi akan melakukan kerja sama secara berkelanjutan dengan perusahaan swasta dan sektor publik di Jepang serta di luar negeri untuk mengembangkan infrastruktur, sekaligus mempromosikan kepemilikannya. 

Pada tahap awal memasyarakatkan mobil listrik ini, Mitsubishi akan mendistribusikannya dengan membuka jaringan penyewaan kepada perusahaan swasta dan otoritas lokal. Diharapkan, pada tahun fiskal 2009 ini, MMC sudah bisa mendistribusikan 1.400 iMiEV untuk disewakan.

Penjualan kepada masyarakat baru dilakukan pada April 2010 dan order mulai dibuka melalui situs web akhir Juli mendatang.  

Mobil kecil ini menggunakan baterai li-ion yang berada di kolong mobil. Adapun motor listrik sebagai sumber penggerak, berada di bawah jok belakang. Motor listrik menggerakkan as roda belakang melalui transmisi otomatik.

Juga dijelaskan, mobil ini bisa membawa 4 penumpang dewasa. Bila baterai terisi penuh, dengan kondisi mengemudi normal di dalam kota, jarak yang bisa ditempuh 160 km. Baterai bisa diisi sampai 80 persen hanya dalam 30 menit dengan sumber listrik tiga fasa, 200 V atau 50kW.

Stop kontak yang digunakan standar pengisian aki yang ada pada saat ini. Pengisian baterai dari kosong hingga penuh butuh 7 jam bila menggunakan   tegangan 200 volt dan atau 14 jam dengan tegangan 100 volt. Mobil ini juga dilengkapi dengan sistem yang memulihkan tenaga yang terbuang ketika mobil direm (pada F1 dikenal dengan KERS). Energi tersebut digunakan untuk mengisi baterai.

Masalah yang dihadapi Mitsubishi, mempromosikan mobil listrik di Jepang tidaklah mudah. Pasalnya, harga yang ditawarkan termasuk pajak 4.5999.000 yen atau Rp 465 juta lebih. Diperkirakan, konsumen yang membeli mobil ini akan mendapatkan potongan pajak dan insentif 1.390.000 yen atau Rp 140 juta. Harga tebus yang harus dibayar konsumen Rp 325 juta. Masih cukup mahal.

Spesifikasi

Sistem penggerak
 
2WD (roda belakang)
Dimensi dan berat
P x L x T (mm)
3.395 x 1.475 x 1.600
Bobot (kg)
1.100 kg
Penumpang
4
Performa
Konsumsi tenaga
125 kW/km
Jarak tempuh maks.
160 km
 
Baterai
Tipe
Lithium-ion
Voltase
330 V
Kapasistas
16 kWh
 
Motor
Tipe
Sinkronis magnet permanen
Model
Y4F1
Tenaga maks.

47 kw(64PS) @ 3.000- 6.000 rpm

Torsi maks.

180 Nm (18,4 kgf) @ 0–2.000 rpm


ZBJ
http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
Nilai 4 A A A
komentar anda
Abao @ Senin, 2 November 2009 | 09:36 WIB
yak... harga minyak dunia akan turun... Pertamina akan gulung tikar dan merger sama PLN dan mengganti SPBU menjadi SPBL (Stasiun pengisian baterai lithium)..... btw, ni mobil dinamonya bisa dikilik gak yah kaya mobil tamiya? hehe..
ariena @ Minggu, 9 Agustus 2009 | 09:03 WIB
cool, full of science, bisa seharga tata nano ga ya,... bisa kali ya kalo tanpa baterai lithiumnya yang mahal banget
boy @ Kamis, 30 Juli 2009 | 09:23 WIB
@Ogi: mas adrian ngga punya HP juga ngga punya laptop... :)!!! jadi ngga ngerti...
adam @ Kamis, 9 Juli 2009 | 11:01 WIB
mobil listrik menarik juga,kapan muncul di indonesia? cocok untuk perkotaan dan bebas polusi.
bonny @ Selasa, 9 Juni 2009 | 22:59 WIB
saya pesen satu yg warnanya hitam,putih,pink....ada ga? pesen ya ga pake lama....!!!! bisa cicil kan????
13 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort