Tata Nano Europa di Geneva Motor Show 2009
Tata Nano Europa dipamerkan di Jenewa saat ini. Versi India segara diluncurkan 23 Maret ini.
Rabu, 4/3/2009 | 21:42 WIB

JENEWA, RABU - Tata Motors dari India tidak mau jadi sekadar jago kandang. Setelah menggemparkan dunia dengan Tata Nano sebagai mobil termurah di dunia (US $2.500), Tata berusaha menyodorkan produknya tersebut buat pasar Eropa. Caranya, memamerkan Nano di pameran mobil akbar yang saat ini berlangsung di Jenewa, Swiss. Tahun ini merupakan untuk kedua kali Tata memajang Nano di arena tersebut.

Tahun ini, dari tiga model yang dipamerkan Tata, dua mendapat perhatian, yaitu Nano Europa dan Indica Vista EV (mobil listrik). Satu lagi adalah Prima. Dalam rilisnya Tata Motors  menjelaskan Prima adalah mobil mewah.

Diluncurkan Bulan Ini
Berdasarkan rilis Tata Motors berkenaan dengan kehadiran mereka di Geneve Motor Show 2009, Ratan N. Tata, Chairman of Tata Sons and Tata Motors, juga mengatakan bahwa Nano akan diluncurkan di India, 23 Maret mendatang.

“Mobil ini sudah bisa dipajang di dealer Tata pada minggu pertama April. Nano juga menarik banyak konsumen di negara berkembang. Kami menghadirkan Nano di Eropa sebagai pasar masa depan,” jelasnya.

Lebih Besar
Untuk Eropa dan yang dipamerkan di Jenewa, ternyata Tata membuat versi Nano khusus. Bila yang dipasarkan diIndia panjangnya 3,1 meter, untuk Eropa 3,29 meter sedangkan lebar 1,58 meter. Jarak sumbu roda juga sedikit lebih panjang, yaitu 2,28 meter.

Perbesaran ukuran tampak untuk menyesuaikan poster orang Eropa. Karena itu menurut Tata, Nano Europa interiornya dinilai lega dan cukup ruang untuk kaki. Interiornya juga dirancang ulang dengan membuat tekukan dan permukaan lebih rata halus. Meski begitu, Tata sendiri tidak merilis foto interiornya.

Perbedaan lainnya, Tata nano Europa menggunakan mesin 3 silinder yang dibuat dari aluminium MPFI (multipoint fuel injection), transmisi otomatik 5 tingkat kecepatan dan power steering. Emisi gas buang 100 gm/km.

Versi India bermesin 623 cc, 2 silinder, 2 katup per silider dan menghasilkan tenaga  33 PS dan bisa dikebut sampai 105 km/jam. Versi Eropa tidak disebutkan kapasitasnya, namun berdasarkan data yang berhasil ditelusuri Kompas.com,  mesin 3 silinder tersebut kapasitasnya 736 cc dan namun yang dihasilkannnya sama dengan versi 2 silinder.

Juga dijelaskan, Nano Europa memenuhi semua standar regulasi keselamatan. Bodinya menggunakan bahan logam dan dirancang mampu menyerap energi tabrakan. Perlengkapan yang ditawarkan, ABS, ESP dan kantung udara untuk penumpang. Nah, kalau sudah begini, apakah masih bisa dipercaya harganya US$2.500

Mobil Listrik
Satu lagi produk yang cukup mendapatkan perhatian adalah mobil listrik Indica Vista. Mobil kompak ini dapat membawa empat penumpang, punya ruang bagasi cukup besar dengan kemampuan batere untuk sekali isi, bisa untuk menempuh jharak 200 km. Akselerasi 0-60 km/jam dalam 10 detik.

Tata menggunakan batere lithium-ion superpolymer dengan energi berdensitas tinggi dibandingkan versi konvensional. Mobil listrik tersebut akan diproduksi Tata bersama dengan Miljo Grendland/Innovasjon, Norwegia. Indica EV sekarang ini lagi dites secara ekstensif di Eropa.

Sayangnya, Tata Motors tidak mencantumkan harga kedua mobil tersebu atau ancar-ancar. Padahalnya, selama ini yang mengoda dari Tata, ya... tawaran harga yang murah meriah.


ZBJ
http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
prayitno @ Rabu, 3 Februari 2010 | 19:07 WIB
iya tuh, manuver dari oknum2 dalam negeri itu loh yang gak nguati, bikin ati puanas rasanya (mbededek), ancurlah indonesia klo tarus begini, help god.... may Allah took His ultimate stance in order to clean the heart of all Indonesia, (opo kuwi)kembali ke laptop..!!!
wawan @ Kamis, 14 Januari 2010 | 22:24 WIB
Wah menarik sekali. Modelnya jauh lebih menarik dari yg sejenis dari Indonesia. Tapi sama kancil besar mana ya? Yang versi mobil listrik berapa ya harganya? Trus, yang perlu dikhawatirkan, biasanya, akan banyak manuver dari orang-orang dalam negeri untuk mempersulit keberadaan mobil ini di Indonesia.
Rian @ Rabu, 9 Desember 2009 | 17:36 WIB
Mdh2n harga nano gak dibebabi PPn yg tinggi, jd harga max nya tdk lebih dr 30 jt. Rakyat indonesia yg belum punya mbl bisa menikmati mobil yg murah meriah tsb..
asepws @ Rabu, 29 Juli 2009 | 11:04 WIB
Nah lu, India satu langkah lebih maju. buruan indent.Mobil jepang makin mahal, Korea juga, berpaling ke India, toh gk perlu ngebut2. tol aja macet. horeeee Nuhun India.
akbar @ Senin, 1 Juni 2009 | 06:50 WIB
tolong di pasarkan di Indonesia, biar rakyat indonesia bisa membeli mobil?/ yang walaupun hanya mobil buatan india?/
21 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort