Tepat Pukul 00.00 Harga Pertamax Rp6.800
Jumat, 14/11/2008 | 22:11 WIB

JAKARTA, JUMAT - Terhitung mulai pukul 00.00 WIB tanggal 15 November 2008, PT Pertamina (Persero) menurunkan harga pertamax kembali. Bila sebelumnya Rp 7.000 yang berlaku sejak 1 Nopember 2008 akan menjadi Rp6.800 per liter.Siaran pers Pertamina di Jakarta, Jumat (14/11) menyebutkan, harga baru tersebut berlaku di wilayah Jakarta, Banten, dan Jabar.

Harga pertamax di daerah lain bervariasi antara Rp6.900-Rp8.200 per liter. Penurunan harga ini dikarenakan harga premium yang tercatat di pasar Singapura mengalami penurunan sebesar 22 persen dan nilai tukar rupiah melemah 15 persen.

Sebelumnya, mulai 1 November, Pertamina menurunkan harga pertamax dari Rp7.950 per liter yang berlaku sejak 15 Oktober 2008 menjadi Rp7.000 per liter. Sedang, harga pertamax plus di wilayah Jakarta, Banten, dan Jabar per 15 November juga turun Rp200 per liter menjadi Rp7.100 dari sebelumnya Rp7.300 per liter.

Harga per 1 November adalah Rp8.300 per liter. Harga pertamax plus di wilayah lainnya per 15 November antara Rp6.800-Rp7.300 per liter.


SBT
Sumber : Antara
Share on Facebook
A A A
komentar anda
rico @ Senin, 17 November 2008 | 10:07 WIB
Seharusnya penurunan harga BBM di laksanakan secara menyeluruh,agar semua lapisan masyarakat bisa merasakan manfaatnya.
syafrudin @ Senin, 17 November 2008 | 03:58 WIB
cepat isi tankki bahan dengan pertamax biar pemerintah kagag rugi tapi biar untuk besar..............
arief @ Minggu, 16 November 2008 | 18:51 WIB
kalo pertamaxnya bisa turun 6800, berarti premium dengan harga 6000, masa ngomong subsidi?sepertinya kita dikadalin/dibohongin nich.
sigit @ Minggu, 16 November 2008 | 13:29 WIB
iya tuh, yang pake mobil pake pertamax dong, gue aja pake yang pake motor Yamaha R6 bahan bakar pertamax plus terus
Andy @ Minggu, 16 November 2008 | 08:31 WIB
Lumayan harganya turun, tapi kualitasnya jangan ikut turun !
10 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort