Daihatsu Grand Max Minivan Dengan Interior Baru
Pintu belakang, tidak lagi membuka ke samping, tetapi ke atas.
Kamis, 6/11/2008 | 07:54 WIB

JAKARTA, KAMIS – Salah satu produk andalan Daihatsu yang dibuat di Indonesia, Gran Max - khususnya minivan - versi terbarunya telah diperkenalkan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kepada wartawan Rabu (5/11) kemaren. Pengenalan tidak dalam bentuk presentasi produk, tetapi meminta wartawan merasakan dan mengemudikan langsung Grand Max , Jakarta – Puncak – Bogor dan Jakarta selama satu hari.

“Karena tidak ada perubahan pada mesin dan juga penampilannya sama, saya ingin wartawan mencoba Gran Max secara langsung. Merasakannnya kenyamanannya,” jelas Amelia Tjandra, direktur pemasaran ADM saat melepas rombongan wartawan untuk menguji coba 5 unit Gran Max minivan di kantor ADM, Sunter, Jakarta Utara.

Eksterior
Pada ekstrior perubahan hanya dilakukan pada pintu belakang. Bila sebelumnya menggunakan pintu yang membuka ke samping atau ayun, sekarang membuka ke atas atau diangkat. Daihatsu menyebutnya “front facing”. Pintu belakang model ini lebih umumnya dipakai pada kendaraan model hatchback dan SUV.

Interior
Pada interior perubahan dialkukan pada posisi dan konfigurasi jok deret kedua dan belakang. Sekarang, seluruh jok – 3 deret – menghadap ke depan. Sebelumnya, jok belakang saling berhadapan seperti yang digunakan pada angkutan kota.

Desain jok deret ketiga juga cukup bagus, terdiri dari dua bagian dengankomposisi 40 : 60. Kedua jok bisa dilipat dan digeser ke depan. Kemiringan sandaran juga dapat disetel untuk memberikan kenyamanan lebih bagi penumpangnya. Di samping itu, di tengah kedua jok belakang disertai pula dengan sandaran tangan (arm rest) berukuran cukup besar. Dengan perubahan jok belakang, kapasitas penumpang pun dipatok Daihatsu menjadi 8 orang (termasuk pengemudi). Sebelumnya 9 penumpang

Jok deret kedua atau tengah, desainnya diubah dengan bentuk yang lebih baik. Kini jok tengah mengunakan desain 40:60 (dulu menyatu) yang bisa dilipat sendiri-sendiri atau terpisah. Tambahan lain pada jok adalah sandaran di tengah dan kepala pada kedua jok.

Dengan perubahan pada posisi dan desain jok tengah dan belakang, ruang kaki buat penumpang tengah menjadi lebih lega. Bila sebelumnya jarak pringgir terdepan jok tengah ke belakang jok depan hanya 790 mm kini menjadi 950 mm. Hal ini bisa dilakukan karena posisi jok bergeser sedikit ke belakang.

Lebih Lega
Bagi penumpang tengah dan belakang, interior Gran Max terasa lebih lagi. Kelegaan ini tidak hanya berkat pergeseran posisi jok tengah, juga karena letak mesin yang lebih rendah. Hasilnya penumpang pada jok kedua bisa menyelonjorkan kakinya dengan bebas ke depan atau ke belakang jok depan. Di samping itu dengan posisi mobil yang lebih rendah, membuat posisi pengemudi dan penumpang lebih nyaman.

Dengan perubahan ini, Daihatsu ingin meraih konsumen lebih banyak lagi di segmen minibus atau kendaraan penumpang dengan jumlah penumpang lebih dari 7 orang. Namun yang pasti, harga pun mengalami perubahan.

Varian Gran Max minivan yang ditawarkan Daihatsu terdiri hanya berbeda pada mesin. Untuk Gran Max dengan mesin 1,3 liter DOHC harganya menjadi Rp 99,5 juta. Sedangkan Gran Max bermesin 1,5 liter,dipatok Rp 110,4 juta “on the road” untuk wilayah Jakarta.

Dari  kedua varian tersebut, hanya Gran Max  1,5 liter yang dilengkapi dengan AC dan power steering! Dengan harga yang cukup kompetitif itu dibandingkan dengan minivan sekelas, Gran Max minivan dapat dijadikan pertimbangan bagi konsumem mobil Indonesia sebagai salah satu pilihan alternatif. Terutama bagi konsumen yang memerlukan kendaraan dengan daya muat lebih banyak plus kemampuan sebagai angkutan serbaguna.


ZBJ
Share on Facebook
A A A
komentar anda
Bogi Hindrajid,SH @ Selasa, 25 November 2008 | 21:56 WIB
Lebih baik lagi kalau Daihatsu mengeluarkan produk lengkap dari Daihatsu Grand Max yang merupakan varian yang taruhlah harganya paling mahal di kelasnya, pada model front facing yang dilengkapi dgn audio 2 Din, AC double blower, peredam panas dan suara, jok kulit, transmisi otomatik. Mungkin akan lebih banyak yang menjadi pilihan.
mbah kakung @ Rabu, 19 November 2008 | 18:57 WIB
Grand Max asyik juga naiknya,bahkan matching juga dimodif,gw pasang pelek innova v bekas cakep juga apalagi audio sama interiornya di up grade,anak gw betah, tapi sayangnya tarikan rada lemot sama bantingan suspensi rada ajrut-ajrutan,masukan buat ADM ni...,thx
mbah blonthank @ Rabu, 19 November 2008 | 16:16 WIB
di negare kita kan yang di cari yang antik2
haidar @ Selasa, 18 November 2008 | 09:30 WIB
aku dah beli yg optima enak kok untuk jalan di jkt yg macet, masalah model depanya yg kaya Bagong lama2 jg biasa, kaya espass dulu jg gitu kaya bemo tp bisa bertahan 10 th lebih, aku gak nyesel beli GM................
jule @ Jumat, 14 November 2008 | 21:19 WIB
wah...udah ana bele2in nih jual avanza, untuk tunggu model granmax yang baru. katenye muka depan mau di rapiin, biar mirip2 alphard gitu lho, ternyata masih culun juga nih depannya. klu backdoor sih oke lah. klu cuma interior doang berubahnya pikir2 dulu deh. he...he...!!!!
19 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort