
|
Bersihkan CVT Honda Vario
Selasa, 4/11/2008 | 15:27 WIB
Ada yang mengeluh saat membongkar CVT (continuously variable transmision) Honda Vario. Belum satu tahun pakai sudah terlihat kotor sekali. Padahal, daerah itu harus bebas dari debu, oli dan air. Bingungnya, dari mana debu bisa masuk ke ruang CVT? Menurut Sarwono Edi, bukan kotoran yang masuk, melainkan terjadinya gesekan antara belt baru dan mangkuk CVT sehingga memungkinkan lapisan luar belt beradaptasi. “Seperti part mesin saat pertama kali bersentuhan memungkinkan ada sisa logam jadi kotoran,” lanjut Manager Technical Service Department PT Astra Honda Motor (AHM) itu. Sebetulnya bisa meniadakan kotoran itu. Kuncinya, untuk motor baru harus dibersihkan ketika kilometer sudah menunjukkan 4.000 km awal. Setelah itu, Sarwono menganjurkan dilakukan setiap 8.000 km. Jika Anda membersihkan sendiri, ketika membuka cover CVT ada gasket. Fungsi gasket yang ada bagian tengahnya itu merapatkan cover CVT dengan rumahnya. Selain di Vario, juga dipakai pada Suzuki Spin 125. Beda dengan Yamaha Mio. Selain untuk merapatkan celah antara dua cover CVT, dengan bentuk tengah gasket menyambung antara atas dan bawah yang berlubang di bagian depan dan belakang punya maksud. Yakni, membagi ruang CVT menjadi dua bagian, sehingga aliran udara untuk pendinginan akan terkonsentrasi pada ruang V-Belt dan puli. “Ini sangat membantu pendinginan dan membatasi kotoran yang masuk hanya pada bagian tempat V-belt, sehingga memudahkan saat perawatan dan pembersihan ruang CVT,” jelas Dado, Technical Publication PT Yamaha Motor kencana Indonesia. Fungsi lainnya, dari bentuk menjaga agar gasket tidak mudah tertekuk atau terlipat saat pemasangan maupun penyimpanan. (Chuenk) SBT komentar anda
slalom @ Minggu, 30 November 2008 | 17:56 WIB mio gue juga cpet kotor. kalo ga mau kotor ganti rantai aja kali yee.resiko motor matic ya beltnya kotor bro andy @ Rabu, 19 November 2008 | 09:35 WIB kata siapa mio unggul?iklannya doang tuh.kena modif low rider mio langsung kederrrrrrrrr...wekkkkk abc @ Jumat, 14 November 2008 | 10:46 WIB semua motor metik sama saja...gimana si penggunanya aja bisa ngerawatnya.... oky @ Kamis, 13 November 2008 | 08:54 WIB Ya jelas mio lebih unggul!!!!!???? Posting komentar anda
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
|
|