JAKARTA, SENIN - Memperingati 50 tahun persahabatan Indonesia-Jepang telah digelar Indonesia-Japan Expo, 1 - 9 November 2008 di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Utara. Pameran yang diikuti lebih 100 lembaga pemerintah swasta dari kedua negara itu dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (1/11).
Dari seluruh kontestan pameran, terdapat empat agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil turut berpartisipasi. Mereka adalah PT Toyota Astra Motor (TAM), PT Honda Prospect Motor (HPM), PT Astra Daihatsu Motor (ADM), PT Kramayudha Tiga Berlian Motors (KTB) dan PT Hino.
Toyota yang diwakili oleh PT Toyota Motor manufacturing Indonesia (TMMIN) dan TAM hadir dalam pameran karena ingin mempererat hubungan bilateral. "Posisi Toyota dalam pasar otomotif nasionalsaat ini tidak mungkin dapat diraih tanpa dukungan hubungan kedua negara. Sebaliknya, kehadiran Toyota di Indonesia juga menjadi salah tonggak berkembangnya hubungan baik kedua negara. Karena itu, kami merasa berbesar hati dapat berpartisipasi dalam pameran ini," ungkap Johnny Darmawan, Presdir PT TAM & Wapresdir PT TMMIN).
Tak heran, dalam pameran ini, lanjut Johnny pihaknya ingin mengajak masyarakat mengenal lebih jauh mengenai Toyota di Indonesia dan pertumbuhannya bersama bangsa ini. Jadi, di pameran ini TAM tidak memperkenalkan produknya.
Agar pengunjung mendapat informasi lengkap, stan Toyota dibagi dalam tiga area. Pertama, profil dan sejarah Toyota yang dituangkan melalui panel-panel yang mengisahkan perjalanannya, filosofi perusahaan, pabrik dan fasilitas, prestasi penjualan domestik dan impor, wujud transfer teknologi sampai pendirian pusat suku cadang terbesar di Indonesia.
Kedua, kontribusi sosial kepada masyarakat. Program-programnya lebih kepada bentuk kepedulian terhadap masyarakat, di antaranya Hutan Toyota, Toyota Eco Youth (kompor hemat bahan bakar dari Papua), T-TEP (Toyota Technical Education Program) di Yogyakarta dan kendaraan hybrid, Toyota prius.
Ketiga, area produk. Di sini dipajang Kijang generasi pertama yang di launching 1977 dan generasi kelimanya (Innova) serta Toyota Avanza yang mencatat rekor penjualan lebih dari 270 unit dalam waktu kurang dari 5 tahun.
Sementara PT Honda Prospect Motor mengambil tema "11 Teknologi Menakjubkan dari Honda". Dimulai dari kepedulian, tanggung jawab dan tugas pada pelestarian lingkungan global dengan menciptakan mesin berteknologi canggih namun irit bahan bakar dan nyaman berkendaraan yang diwujudkan melalui i-VTEC & VCM.
Teknologi ketiga yang dipersiapkan adalah mesin diesel yang mampu mengurangi emisi gas buang, tidak berisik, bersih dan memiliki performa dinamis. teknologi lainnya, Natural Gas Vehicle, Green Factory, Bio-Ethanol, SOLARRay, Hybrid, aplikasi teknologi PGM-FI dan Oil Technology.
Daihatsu yang satu hal dengan Toyota dan Honda juga menjelaskan historis dengan menampilkan peralatan pembuatan material. Kemudian dipajang dua unit andalan mereka, Daihatsu Gran max dan Terios. Buat pengunjung, terutama anak-anak diajak memainkan permainan dari budaya Jepang.
Beda dengan Mitsubishi yang mengambil lokasi di Hall B. Dalam pameran ini, KTB
tak cuma memajang kendaraan bertenaga listrik penuh i-MiEV (i-Mitsubishi innovative Electric Vehicle). Mereka memberi kesempatan kepada wartawan dan pengunjung menjajal kenyamanan berkendara, keamanan dan ramah lingkungan itu.
SBT