Jok Recaro dari Mobil Masuk ke Stadion Sepak Bola
Senin, 6/10/2008 | 10:46 WIB

Di kalangan anak muda Indonesia yang punya hobi memodifikasi mobil, kurang lengkap kalau joknya tak memakai Recaro. Tapi tak banyak yang tahu, siapa pendiri perusahaan yang kini  juga menyuplai untuk pesawat terbang, kapal laut sampai beberapa stadion sepak bola (buat tempat duduk pemain cadangan dan manajernya) itu.

Karoseri
Nama Recaro gabungan dari kata (akronim)  REutter dan CAROsserien (karoseri) yang berdiri 1 Desember 1963 sebagai hasil pengembangan dari perusahaan karoseri milik Wilhelm Reutter bersama saudaranya Albert Reutter yang didirikannya pada 1907 di kota Stuttgart, Jerman bernama Wilhelm Reutter-und Radfabrik.  Setahun kemudian berganti nama jadi Stuttgarter Karosseriewerke Reutter & Co (SKRC) dengan kantor pusat di Augustenstrasse, Stuttgart.

Ketika itu produk yang dihasil bukan jok, melainkan membuat bodi mobil. Sepuluh tahun kemudian, Wilhelm memutuskan mengundurkan diri karena kesehatannya. Perusahaan dijalankan oleh Albert dan anaknya dengan mempekerjakan sekitar 400 pegawai. Produksi bukan saja karoseri tapi juga berikut aksesori.

Melihat potensi SKRC, perusahaan mobil Porsche terpikat. Pada 1935, kesepakatan kerja sama dilakukan dengan memesan sebanyak 40 unit VW Beetle. Tenaga kerja pun dilipatkan menjadi 800 orang.

Setelah sukses berkolaborasi dengnan Porsche, grafik SKRC merosot dengan meninggalnya Wilhelm pada 1939. Perang dunia II betul-betul menghancurkan kekokohan pilar perusahaan. Otto Reutter yang dipersiapkan untuk memimpin SKRC dibunuh oleh tentara Rusia.
 
Kantor dan pabrik SKRC dibom. Di situ terdapat Albert Reutter bersama anaknya dan beberapa staf dan tenaga ahli ikut tewas. Pada 1945 manajemen SKRC hidup lagi dengan 94 karyawan yang sampai 1956 bisa mempekerjakan 900 orang. Order saat itu, selain dari Porsche datang dari BMW dan Opel.

Buka cabang di Amerika dan Australia
Tepat 1 Desember 1963, Porsche mengambil alih perusahaan di Zuffenshausen dengan mempekerjakan 1.000 karyawan. Sementara yang di Augustenstrasse dengan 250 tenaga kerja, khusus membuat jok untuk Porsche. Nama SKRC pun  berganti  jadi RECA RO GmbH & Co.

Sekalipun sudah dipegang perusahaan mobil, Recaro GmbH mengalami dana. Keluarga besar Reutter menjual konsorsium kepemilikan saham mereka. Di antaranya kepada Keiper dari Remscheid, Jerman. Perusahaan yang unggul dalam memasarkan komponen tempat duduk. Dari Stuttgart perusahaan dipindahkan ke Kircheim yang di antaranya memproduksi bangku untuk pesawat.

Selain Keiper, saham RECARO GmbH juga dilego ke Metzeler dan Huber & Wagner. Pembukaan cabang baru tidak hanya dilakukan di dalam negeri saja, tapi merambah ke luar negeri. Dimulai 1976 dengnan membuka perwakilan di  Amerika, RECARO USA Inc bertempat di Los Angeles. Kemudian berlanjut di Sidney, Australia dengan nama RECARO Australia Pty, Ltd.

Selain membuka cabang baru, mulai tahun 1990 Recaro juga terus melengkapi kantor pusat mereka di Kircheim/Teck, Stuttgart, Jerman dengan terus mengembangkan teknologi modern untuk desain, mesin dan model produk sesuai dengan keinginan konsumen. Juga perbaikan dan peningkatan pada sisi pemasaran produk yang ditujukan dalam rangka memasyarakatkan produk.

Sampai saat ini sudah beberapa perusahaan maupun pabrikan mobil yang sudah memakai jasa Recaro, di antaranya, Adler, Ansaldo, Austro-Daimler, BMW, Bugatti, Buick, Fiat, Horch, Maybach, Mercedes-Benz, NSU, Opel dan Wanderer. Selain itu, Recaro juga masuk ke arena sport otomotif, baik untuk balap maupun reli.

 


C11-08,SBT
Nilai 9 A A A
komentar anda
awangwisma @ Senin, 6 Oktober 2008 | 11:34 WIB
Bagaimana dengan recaro di Indonesia?Ada REKARJO
1 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort