PARIS, JUMAT - Salah satu event pameran mobil besar di dunia, yaitu Paris Motor Show 2008 - diselenggarakan setiap dua tahun sekali - dibuka untuk wartawan (Kamis dan Jumat). Sedangkan untuk publik, pameran ini dibuka dari 4 sampai 19 Oktober.
Kali ini “Mondial de Paris” – nama asli event ini dalam bahasa Prancis - berlangsung di saat ekonomi global dilanda ketidakpastian akibat krisis keuangan di Amerika Serikat. Meski begitu, para bos dari produsen utama mobil dunia, hadir di pameran ini untuk memperkenalkan mobil-mobil yang dipajang, mulai dari yang sudah dipasarkan namun tampil dengan wajah baru, sampai ke model yang masih taraf konsep.
Pasar mobil utama dunia, yaitu Amerika Serikat yang terus menurun akhir-akhir ini, mempengaruhi suasana pembukaan pameran. Hal tersebut tersirat dari komentar para petinggi produsen mobil yang agak skeptis melihat perkembangan bisnis otomotif dunia untuk tahun depan.
Penjualan mobil di Amerika Serikat, secara kumulatif untuk tahun ini, yaitu sampai Agustus lalu, turun 24% dibandingkan tahun lalu untuk periode yang sama. Kecuali GM, mengaku mengalami penurunan penjualan hanya 16%. Selama Agustus 2008 pula, penjualan mobil di Amerika Serikat mencapai tingkat terburuk dalam 15 tahun terakhir, yaitu di bawah 1 juta unit.
Tren Masa Depan
Jauh hari sebelum Paris Motor Show digelar, para produsen mobil utama dunia, dari Jepang, Eropa, Amerika Serikat dan Korea, telah gencar mempromosikan kehadiran produk baru mereka di arena tersebut. Selain produk-produk terbaru, produsen juga memperkenalkan mobil konsep yang makin irit konsumsi bahan bakarnya, ramah lingkungan, aman dan tentunya makin nyaman. Di samping itu juga diperagakan mobil berbahan bakar alternatif, yaitu sel bahan bakar hidrogen.
Salah satu strategi produsen membuat produk hemat bahan bakar dan ramah lingkungan adalah menawarkan mobil bertenaga hibrida, baik dengan sistem konvensional maupun “plug-in”. Mobil listrik yang dianggap “zero emisi” juga ikut diperkenalkan.
Gencarnya produsen memperkenalkan mobil hemat energi dan ramah lingkungan, didukung pula oleh kebijakan pemerintah di negara-negara Eropa. Para pembuat regulasi di negara-negara tersebut memberikan potongan pajak yang makin banyak kepada kendaraan yang irit konsumsi bahan bakar dan rendah emisi gas buangnya.
Produsen yang sudah mengumumkan menampilkan produk terbaru dan konsepnya pada pameran ini adalah Audi dengan A1 Sportback concept dan S4 yang baru serta A6 facelift. BMW memperkenalkan Concpet X1 dan seri-7, seri-3 facelift. Chevrolet memajang Volt, Orlando dan Cruze. Citroen membanggakan mobil konsep Hypnos, C3 Picasso dan C4 facelift.
Ferrari sepsialis mobil sport kelas atas, memperkenalkan California. Tak tak ketinggalan Ford yang menampilakn Ka dan Kuga. Honda mengandalkan Insight, produk hibridanya untuk melawan Toyota Prius. Sedangkan Mazda menghadirkan mobil konsep Kiyora. Mercedes-Benz menawarkan S400 BlueHybrid, SL65 Black Series. Juga ada crossover dari Mini. Lantas Renault dengan Megane dan Ondelios, Saab memperagakan mobil konsep 9-X dan Subaru dengan Forester diesel boxer. Tak ketinggalan, Suzuki menampilkan Alto, Toyota menghadirkan Avensis dan si kecil iQ, sedangkan VW mengusung Golf dan Bluemotion.
Dikhabarkan pula, Honda menawarkan harga Insight yang lebih murah dari Prius untuk menarik konsumen Eropa beralih ke hibridanya. Dengan semakin gencarnya kampanye mobil hibrida, produsen Jepang berharap bisa menjual 200.000 unit mobil ini di Jepang dan Amerika tahun depan.
“Kondisinya kurang pas,”jawab CEO Volkwagen Group, Martin Winterkorn menjawab pertanyaan situasi ekonomis saat ini. Sementara itu, Carlos Ghosn, CEO Renault-Nissan memperkirakan ketidakpastian ekonomi global sekarang ini, akan berlangsung selama 2 tahun.
Untuk 2008, “Mondial de Paris” diikuti 362 perusahaan dari 25 negara. Panitia memperkirakan, jumlah pangunjung akan mencapai 1,43 juta orang. Selama pameran diperkenalkan 90 model terbaru (termasuk facelift) plus puluhan mobil konsep.
ZBJ