Raungan F1 Jadi Ringtone HP
Minggu, 28/9/2008 | 23:01 WIB

Laporan wartawan Tribun Batam, Sri Murni dari Singapura

JUMAT, Sabtu, dan Minggu (26,27,28/9) menjadi hari tersibuk bagi Singapura. Gelaran akbar Formula Satu telah menyita perhatian semua komponen baik pemerintah, pelaku usaha mulai yang besar sampai yang di pinggir jalan, supir taksi, petugas keamanan, pelajar, mahasiswa, dan lapisan masyarakat lainnya.

Masing-masing komponen masyarakat memiliki peran sendiri-sendiri untuk menyukseskan dan menikmati tontonan yang berlangsung kali pertama di Singapura. Apalagi kemasan paket olahraga balapan plus wisata itu terbilang apik dan menarik karena dilangsungkan malam hari dengan menggunakan jalan raya Singapura sebagai sirkuitnya.

Meskipun tidak semua orang yang sedang berada di Singapura bisa menonton di dalam arena, namun hampir setiap orang ingin mengabadikan momen tersebut. Minimal mendengarkan deru dan raungan mesin mobil F1 ketika melaju di lintasan. Mereka pun mengabadikan momen tersebut dengan merekam suara dan gambar baik melalui video recorder, kamera foto, maupun handphone. Uniknya, hasil rekaman melalui HP tidak sekedar disimpan tetapi langsung dijadikan ringtone.

"Ini bagus suaranya. Saya rekam sendiri dan menjadi kenang-kenangan untuk ringtone HP saya,"ujar Lily Matlemen, warga Inggris kepada Tribun saat menonton F1 di Gate 6, Fullerton Hotel daerah Raffles.

Tidak hanya itu, saat raungan mobil-mobil F1 sedang keras-kerasnya, Lily pun sibuk menelepon rekan-rekannya yang sedang berada di Inggris guna memperdengarkan suara mobil tersebut.

"Saya sangat hobi F1. Saya sudah beberapa kali menonton di Kuala Lumpur tapi kali ini memang berbeda karena dilaksanakan malam hari. Suasananya saya sangat suka," jelas wanita berambut pirang sebahu itu, Sabtu (28/9) malam. Ia berada di Singapura sudah empat bulan untuk mengerjakan tigas kantornya. Wanita single itu mengaku kerap ditugaskan Singapura dan Kuala Lumpur selama lima tahun terakhir namun tidak menetap dalam waktu lama.

Hal senada juga diungkapkan Pretty, warga negara India. Wanita yang bekerja di Singapura itu juga pernah menonton balapan F1 yang digelar di Kuala Lumpur. "Saya suka F1. Saya tidak pernah bosan nontonnya. Apalagi sekarang dilaksanakan malam hari. Ada sesuatu yang berbeda,"ujar Pretty yang ditemui Tribun di Gate 5 yang lokasinya tidak jauh dari Gate 6. Gate 5 berada di Esplanade Park, tepatnya di seberang Fullerton Hotel.

Di Gate 5 dan 6, selama gelaran F1 memang sangat ramai dikunjungi. Apalagi lokasinya memang sangat bagus karena berada di taman kota dan sangat dekat dengan Anderson Bridge. Jembatan Anderson merupakan bagian dari lintasan F1 dan menjadi medan paling berbahaya. Tidak hanya warga yang memiliki tiket yang bisa melihat aksi para pembalap kelas dunia, tapi juga yang tidak mengantongi tiket. Mereka tetap bisa melihatnya dari luar pagar. Mereka bisa duduk santai di taman atau di pinggir Sungai Singapura. Di sepanjang pinggiran sungai Singapura, tampak ribuan warga juga mengabadikan momen F1 dengan HP maupun video recording.

Meskipun mereka tidak bisa merekam gambar dengan jelas karena posisinya yang jauh dari areal lintasan, namun mereka masih bisa mengabadikan suara raungan mobil dan menjadikannya ringtone HP atau mengirimkan rekaman suara tersebut kepada rekan-rekan yang tidak bisa menyaksikan langsung.

Menjadikan raungan F1 sebagai ringtone memang menjadi salah satu bentuk eforia warga yang sedang berada di Singapura. Eforia itu tidak hanya terlihat saat berada di sekitar lokasi balapan. Tapi juga Anda bisa merasakannya di tempat-tempat umum. Jika Anda sekarang berada di Singapura dan menggunakan transportasi umum seperti MRT dan bus, akan sangat mudah menemukan orang yang HP-nya ber-ringtone F1.

Berfoto di Mobil Ferrari

Demam F1 tidak hanya diekspresikan melalui ringtone HP, tapi juga aksi berfoto di depan mobil Ferarri. Di sekitar Gate 5 dan 6 yang memang dikelilingi hotel-hotel mewah berbintang lima, terparkir beberapa mobil Ferrari. Mobil-mobil itu bukanlah mobil balap, bukan pula milik pembalap atau official peserta even, melainkan mobil milik tamu hotel.

Namun, warga tidak mempedulikan. Begitu melihat ada satu mobil Ferrari parkir berwarna merah di depan Hotel Fullerton, orang-orang langsung berpose dan berfoto di mobil tersebut.

Shincen, asal Hongkong misalnya. Begitu melewati mobil Ferrari yang sedang parkir, ia langtmeminta suaminya mengabadikan fotonya bersama mobil tersebut. "Bagus...bagus...warnanya saya suka,"kata wanita paruh baya itu saat ditanya Tribun.

Pengunjung lain yang kebetulan lewat di areal yang sama juga banyak yang mengikuti aksi Shincen. Tidak terkecuali rombongan pemuda asal Jakarta yang hendak masuk ke Gate 5. "Foto di Ferrari dulu. Jarang-jarang kita bisa foto di mobil Ferrari,"kata seorang dari rombongan tersebut.

Mengabadikan momen F1 yang mungkin bagi sebagai orang hanya bisa dinikmati satu kali dalam seumur hidup, juga diekspresikan dengan membeli beragam cindramata bertema balapan tersebut.

Jika Anda berada di dalam arena balapan, banyak cindramata yang bisa didapat, mulai dari yang berharga mahal (ratusan dolar Singapura) sampai belasan dolar. Beberapa sponsor F1 pun menyediakan cindramata gratis dengan syarakat membeli produk yang mereka tawarkan.

Seperti yang dilakukan Singtel, perusahaan telekomunikasi seluler terbesar di Singapura. Perusahaan yang memiliki sebagian saham PT Telkomsel Indonesia ini memberikan kenang-kenangan gratis kepada siapa saja yang mau membeli kartu perdana mereka.

Hanya dengan membayar kartu perdana seharga 8 dolar Singapura, Anda akan mendapatkan kartu perdana Singtel dengan pulsa di dalamnya sebesar 10 dolar Singapura. Bonusnya, Anda akan diberikan cuma-cuma satu kaos warna merah bergambar F1 dan satu kali jepretan foto berlatarbelakang mobil F1. Foto akan diberikan lengkap dengan bingkai yang terbuat dari karton.

Promo Singtel ini, tidak bisa di dapat di setiap tempat karena sangat terbatas. Salah satu tempat atau konter yang menyediakannya adalah di Pelabuhan Harbour Front Singapura. Begitu Anda keluar dari pintu kedatangan, Anda akan bisa langsung menemukan konter tersebut dan bisa membeli kartu perdana plus bonus yang mereka tawarkan.



A A A
komentar anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort