
|
Massa Resah, Hamilton Santai
Rabu, 24/9/2008 | 19:47 WIB
SINGAPURA, RABU - Para pembalap F1 sudah berdatangan di Singapura dan meninjau lintasan. Setelah menelurusi trek jalan raya, Felipe Massa langsung memberi komentar. "Untuk mengukir waktu yang cepat sangat krusial di GP Singapura." Pembalap asal Brasil yang kini hanya terpaut satu angka dengan Lewis hamilton itu, menyebutkan kesempatan untuk menyalip sangat terbatas. "Dan Sabtu menjadi sangat penting dan saya belum pernah berkendara di trek Singapura dan dibandingkan dengan Valencia, ini jauh lebih sulit," keluh pembalap berusia 26 tahun ini. Yang paling dikhawatirkan Massa, tak cuma sulitnya untuk menyalip. Ketika Anda berada di belakang lawan, kehilangan daya cengkeram dan hujan kayaknya bakal turun," prediksi pememang GP f1 Valencia lalu. Sementara seteru Massa, Lewis Hamilton tampak berusaha menutup kekecewaannya atas keputusan FIA yang menolak bandingnya. "Saya tidak memikirkan soal gelar juara atau pembalap lainnya. Konsentrasi saya sekarang melakukan pekerjaan dengan baik," bilang pembalap utama tim McLaren-Mercedes. Sementara pimpinan Grand Prix Driver Association (GPDA), Pedro de la Rosa menandaskan, sekiranya turun hujan GP Singapura berlangsung aman. Meski beberapa pembalap sangat konsen dengan sirkuit jalan rara, tapi de la Rossi percaya balapan masih di bawah kontrol FIA. Selain Massa, Jarno Trulli juga mengkhawatiri soal trek di Singapura. Apalagi sampai menjelang latihan resmi belum sempat mengitari. Pedro hanya berharap para pembalap agar bisa cepat beradaptasi dengan kondisi lintasan. Pimpinan tim Honda, Ross Brawn menyadarai kalau ada pembalap yang merasa khawatir. "Masalahnya, di Singapura ini pertama kali di lombakan malam hari di lintasan baru pula. Kemudian ada beberapa keunikan yang menjadi tantangan bagi para pembalap, terutama mengemudi di bawah sorotan lampu," tegas Brawn. Selain malam hari, tantangan lainnya kondisi cuaca, panas, kering dan sangat lembab. "Tapi, 50% kemungkinan hujan," tandas mantan direktur teknik tim Ferrari itu.
SBT komentar anda
Posting komentar anda
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
|
|