Honda Tarik 500 Ribu Unit Lebih
Jumat, 5/9/2008 | 16:01 WIB

TOKYO,JUMAT - Honda Motor Corporation (HMC) mengumumkan Kemarin (4/9), kalau pihaknya menarik sekitar 581,353 unit yang terdiri dari 6 model minivan. Penarikan ini setelah ada laporan dari menteri transportasi, pertanahan dan infrastruktur, Jepang.

Kendaraan yang ditarik itu adalah Acty, Life, That's, Zest, Vamos dan Vamos Hobio yang diproduksi antara 2005 sampai Agustus 2007 ada kerusakan pada sistem pompa bahan bakar. Kendaraan yang menngalaminya diganti gratis.

Honda mengambil sikap ini setelah mendapat laporan dari kantor menteri transportasi
,infrastruktur dan pertanahan. Juga didasari 65 laporan menyebutkan ada mesin yang jebol akibat kerusakan pada pompa bahan bakar sejak 2006.

Penarikan ini tercatat kedua terbesar tahun ini. Tak cumka itu, Honda juga akan memperbaiki power steering terhadap 1.573 unit stattion wagonnya, yakni CR-V dan WGN yang diproduksi 2007.

Dalam kesempatan lain, Honda juga berupaya meningkatkan penjualan domestiknya menjadi 700.000 unit dalam tiga tahun mendatang. Hiroshi Kobayashi, selaku sales operation mengatakan, perusahaan Honda  berupaya bisa mendekati penjualan pasar domestik 640.000 unit untuk tahun fiskal sampai Maret. 

 


SBT
http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
Nilai 6.5 A A A
komentar anda
bali private villas @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 19:55 WIB
Honda Freed yang baru keluar kayaknya mau bersaing dengan Alphard Ya ?...
achmad hartono @ Rabu, 17 September 2008 | 09:11 WIB
Saya pemakai honda city 1996,civics 1997 accord 2004 dan jest 2006 selama ini tidak pernah ada masalah selama tepat waktu mengganti oli dan jangan sekali kali service AC selama AC dingin,kenyataannya memuaskan,sekali HOnda tetap Honda dan ternyata Honda civics maupun Accord lebih nikmat dibanding BMW tipe 301
2 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort