Toyota Bangun Pabrik Suku Cadang di Cikarang Barat
Rabu, 3/9/2008 | 15:59 WIB

JAKARTA, RABU -  PT Toyota Astra Motor (TAM) menanamkan investasi sekitar Rp 249 miliar untuk membangun pusat suku cadang mobil di Kawasan Industri  MM2100, Cikarang barat. Rencananya pusat suku cadang di Cikarang Barat itu akan diresmikan besok oleh Wakil Presiden M Jusuf Kalla dan dihadiri petinggi Toyota Motor Corp (TMC) Akio Toyoda.

Tujuan pembangunan itu, menjamin pasokan suku cadang bagi konsumen mobil Toyota di Indonesia maupun negara tujuan ekspor kendaraan tersebut. "Fasilitas suku cadang tersebut sangat penting bagi kami untuk menjamin pasokan suku cadang terutama untuk purna jual, mengingat permintaan mobil terus meningkat," ujar Presdir TAM Johnny Darmawan di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, nilai investasi pembangunan pusat suku cadang (spareparts centre) di atas tanah seluas 10 hektar itu mencapai sekitar Rp.249 miliar yang dipergunakan untuk pembangunan gedung dan fasilitas penyimpanan suku. "Pusat suku cadang Toyota yang baru tersebut merupakan tempat untuk menerima, menyimpan, dan mendistribusikan lebih dari 100 ribu suku cadang Toyota dari berbagai pemasok yang ada di Indonesia  baik untuk konsumen lokal maupun internasional," ujar Johnny.

Ekspor komponen tersebut terkait dengan diekspornya sejumlah model kendaraan Toyota yang diproduksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) seperti Innova dan Fortuner, serta PT Astra Daihatsu Motor yang memproduksi Toyota Avanza dan Toyota Rush yang juga diekspor.
 
Sejumlah negara tujuan ekspor mobil Toyota yang diproduksi di Indonesia antara lain,  ke ASEAN (Thailand, Brunei, Malaysia, dan Philipina), kawasan Timur Tengah (Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab), dan negara di Amerika Latin (Meksiko dan Venezuela), serta Srilanka, Bangladesh, dan Afrika Selatan.
   
Sebelumnya TAM telah memiliki pusat suku cadang di Sunter,  Jakarta Utara. Namun, menurut Direktur Pemasaran TAM, Joko Trisanyoto, keberadaan pusat suku cadang yang ada sekarang sudah tidak mampu mengantisipasi permintaan yang terus meningkat seiring pertumbuhan penjualan mobil di Indonesia maupun ekspor.

"Pusat suku cadang Toyota yang baru itu, bangunannya yang mencapai empat hektar saja diperkirakan mampu mengantisipasi permintaan sampai 2015. Sedangkan luas lahan yang ada (10 hektar) dimaksudkan untuk mengantisipasi permintaan sampai puluhan tahun ke depan," ujarnya.Ia berharap, dengan pusat suku cadang yang baru, TAM bisa melayani permintaan tepat waktu ke seluruh dealer di Indonesia maupun di luar negeri.
 
Lebih jauh Joko mengatakan saat ini dari 100 ribu lebih suku cadang Toyota, sebanyak 65 persen dipasok dari industri komponen di dalam negeri, sedangkan sisanya 35 persen dari impor baik dari kawasan ASEAN (12-13 persen) seperti Thailand, maupun Jepang (22-23 persen).
    


SBT
Sumber : Antara
Share on Facebook
A A A
komentar anda
alie @ Kamis, 16 Oktober 2008 | 09:35 WIB
wah hebat deh toyota.. gimana dengan Honda..kok semua mobilnya inport dari thailand..demi cinta sama tanah air. aku dengan gembira menjual CRV ku dan indent Fortuner di bandung yg dibuat di negaraku sendiri..salah satu bukti aku CINTA BUATAN RI
yuh @ Kamis, 4 September 2008 | 10:07 WIB
bagus
saharla Hutajulu @ Rabu, 3 September 2008 | 23:04 WIB
Syukurlah kita panjatkan kepada TUHAN Yang Maha Esa kembali para Investor dalam dan luar Negeri mau invest,yg berarti masih percaya terhadap Negara RI,dan semoga tidak hanya keuntungan semata tetapi buat rakyat.
iwan japan @ Rabu, 3 September 2008 | 16:44 WIB
tuh...semoga pemerintah melek terhadap UU yang selalu di rumuskan dalam sidang, semoga tidak membuat pengusaha kabur dari indonesia. kalau industri bisa terus berkembang kan pengangguran berkurang. pusingnya pemerintah kan berkurang juga,
4 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort