JAKARTA, JUMAT — PT Honda Precision Parts Manufacturing (HPPM) yang berlokasi di Kawasan Industri Kota Bukit Indah, Cikampek, Jawa Barat, hari ini mencatatkan produk ke-1.000.000 unit continuously variable transmission (CVT). Perusahaan yang mulai berproduksi sejak September 2003 itu setiap tahunnya memproduksi 200.000 unit transmisi untuk beberapa model Honda yang dibuat di Indonesia dan beberapa negara lainnya. HPPM adalah perusahaan 100 persen PMA Jepang.
“Hanya 10 persen digunakan oleh Honda yang diproduksi di Indonesia. Kami menggunakannya untuk Jazz dan City,” kata Jonfis Fandy dari Honda Prospect Motor, ATPM Honda di Indonesia yang hadir pada acara ini. Sebagian besar dari produk HPPM, 90 persennya diekspor ke 12 negara, antara lain Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, Taiwan, Brasil, Meksiko, dan Inggris. “Jadi HPPM adalah perusahaan yang berorientasi pasar global,” Jonfis menegaskan.
“Tentu saja kami bangga. Satu juta unit dicapai dalam 5 tahun adalah waktu yang cepat dan prestasi hebat,” kata Norio Tezuka, Presdir HPPM, saat menyampaikan sambutannya. HPPM merupakan pabrik transmisi otomatik ketiga Honda di dunia setelah Jepang dan Amerika Serikat. “Pabrik ini merupakan salah satu proyek besar Honda di dunia,” tambahnya.
Pada perayaan produk HPPM yang ke satu juta ini hadir Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Budi Darmadi. “Satu juta adalah prestasi luar biasa. Sekaligus sebagai awal tantangan baru untuk menghasilkan produk global yang lebih baik,” komentar Budi. Menurutnya, kontribusi HPPM semakin besar dalam kehidupan dan perkembangan industri Indonesia. “Saat ini saja mereka punya 1.800 karyawan. Mereka juga menghidupi berbagai perusahaan supplier, sales, servis, dan lapangan kerja informal. Jelas ini sumbangan yang sangat besar. Tidak hanya untuk pemerintah pusat, juga pemerintah daerah,” beber Budi. Dengan makin berkembangnya produk HPPM, Budi berharap target pemerintah untuk memproduksi 1 juta unit mobil pada 2011 bisa tercapai. “Nantinya, 250.000 unit untuk ekspor,” kata Budi. Sampai Maret 2008, nilai ekspor HPPM 2008 mencapai 1,9 miliar dollar As.
CVT adalah transmisi otomatis yang menggunakan sabuk, dan semakin banyak digunakan pada mobil-mobil kecil. Untuk produk Honda di Indonesia, hanya digunakan pada Honda Jazz dan City. Proses pembuatan transmisi ini harus menggunakan teknologi canggih dengan tingkat kesulitan cukup tinggi. Meski begitu, sebelum Honda Jepang berniat mendirikan pabrik CVT di Indonesia pada 2002, mereka yakin niat tersebut akan berjalan lancar.
“Honda melihat pengalaman Indonesia membuat sepeda motor. Produk yang dibikin di Indonesia kualitasnya sangat baik. Karena itu, kami memilih Indonesia sebagai negara ketiga untuk memproduksi CVT,” Takanori Maruyama, Direktur PT HPPM, menjelaskan. Ditambahkannya, saat ini dari segi efisiensi, Indonesia lebih baik daripada Jepang dan Amerika Serikat. Pabrikasi CVT oleh HPPM dimulai dari proses pembuatan rumah transmisi yang dicor (die-casting), machining, dan terakhir tentu saja dirakit menjadi unit yang siap dicantolkan ke mesin mobil Honda yang dipasarkan di berbagai negara.
ZBJ