
|
Awas, Jangan Tertipu! Mobil Apa Ini?
Kamis, 28/8/2008 | 08:14 WIB
AWAS, jangan tertipu! Dilihat dari gril, bumper, dan lampu depannya, Anda pasti dengan penuh keyakinan menyebut mobil ini dari Amerika, Opel Blazer. Sebenarnya, sasis mobil ini adalah Toyota Kijang pikap keluaran 2001 milik Bayu. Dan Amin Kurnia, pentolan Indonesia Kijang Club yang juga modifikator bengkel Spectrum Body Works, punya sensasi baru memodifikasi Kijang yang menghabiskan waktu sembilan bulan itu. Ide kreasinya ingin menciptakan "Local Truckin Lowrider", pikap bergaya Amerika, tapi dengan bahan lokal. Untuk mewujudkan itu, mau tak mau bodi dibikin lebih panjang sekitar 1,2 meter dari panjang sasis standar Kijang. Lalu, bagian atap dipotong (chop top) dan ditambah pelat sekitar 4 cm agar sudut pilar A tidak berubah. Dengan penambahan itu, Amin memanfaatkan peluang melebarkan pintu dengan memundurkan pilar B 45 cm. Tujuannya, menyediakan ruang kabin di belakang jok yang menjadi ciri khas pikap Amerika. Pemanjangan sasis menjadi lucu dan kurang menarik kalau keempat roda standar hanya diganti yang lebih lebar. Dan seperti kebanyakan pikap di Amerika yang menggunakan empat roda pada bagian belakang, konsep ini juga diterapkan pada Kijang. Otomatis, dua roda tambahan itu dihubungkan dengan gardan tambahan yang disambungkan dengan lengan ayun buatan sendiri. "Model independen mirip Suzuki Vitara," kata Amin. Bahannya menggunakan pipa 4 milimeter yang dilas pada sasis di belakang roda belakang. Agar tidak bergeser kiri dan kanannya, lengan ayun diberi besi as dari kiri dan kanan. Keenam roda memakai velg Honda Odyssey standar yang di-custon reserve offset sehingga offset-nya jadi nol. Menariknya, model buka tutup kedua pintu model zaman dulu dibuka dari pilar A. Khusus untuk pintu penumpang (kiri) buka-tutupnya memakai sistem pneumatic (berdasarkan tekanan udara). Konsep ini juga diterapkan pada kap mesin dan pergeseran bak bagasi yang di dalamnya sarat dengan perangkat audio. Sementara itu, buka tutup pintu pengemudi memakai gerakan motorize lewat motor parabola. Begitu juga dengan tutup bagasi. Hebat! (Rendy) komentar anda
ary @ Senin, 17 November 2008 | 19:46 WIB buaguss buanget..perlu dikembangkan...pak amin memang kreatif punya daya seni modif yg elit Edwin @ Sabtu, 15 November 2008 | 21:04 WIB Ternyata ide kreatif yg diciptakan pak Amin membuktikan bahwa orang Indonesia bisa juga mengembangkan hasil karya yg positif. Untuk para modifikator otomotif di Indonesia teruskan hasil kreatifitas kalian di bidang otomotif nasional. Semoga bangsa Indonesia bisa memproduksi produk otomotif sendiri. siapa saja bisa @ Sabtu, 15 November 2008 | 12:42 WIB mobil seperti itu tdk kelihatan gagah bila melewati jalan berlobang dan berpolisi tidur.. hampir 70% lebih keadaan jalan di indonesia yang lobang-lobang nya sebesar kawah arizona.. tapi keren juga ya...! michael ford @ Senin, 10 November 2008 | 01:01 WIB Sekarang udah ketinggalan jaman modifikasi cuma kaya gitu aja gak ada artinya...loe liat nanti gw lagi buat flying car dan seluruh dunia akan tahu siapa gw...!!! Petrus @ Jumat, 7 November 2008 | 16:26 WIB Saluut banget dah.... Kreatif n Inovatif ..... Biayanya abis berapa duit yaa? Posting komentar anda
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
|
|