
|
F1 Valencia di Trek Anyar Jalanan Pelabuhan
Artikel Terkait:
![]()
Senin, 18/8/2008 | 11:51 WIB
JAKARTA, SENIN – Tahun ini, rangkaian balapan Formula 1 berlangsung di dua sirkuit baru. Yakni, di Singapura (September) yang berlangsung malam hari dan memakai jalan raya sebagai lintasan. Satunya lagi di Valencia, Spanyol yang menjadi putaran ke-12 memanfaatkan jalanan di sekitar pelabuhan. Negeri matador tahun ini disinggahi balap jet darat sebanyak dua kali. Yang pertama sudah berlangsung April lalu di sirkuit Barcelona. Dan Valencia yang menjadi tuan rumah Grand prix of Europe Telefonica, Minggu (24/8) nanti yang memiliki panjang 5,440 km ini tercatat sebagai trek anyar. Penyelenggaraan di Valencia bukan untuk yang pertama dan terakhir. Bernie Ecclestone, selaku bos FOM (Formula One Management) telah melakukan kesepakatan kontrak dengan panitia selama tujuh tahun. Berarti, Bernie melanggar ucapannya sendiri yang dikatakannya bahwa tidak ada negara di Eropa bisa mennyelenggarakan F1 dua kali. Ketika menandatangani kontrak kerja Bernie berhubungan dengan mantan pembalap motor Jorge Martinez Aspar dan presiden klub sepakbola Villarreal, Fernando Roig. Perihal desain sirkuitnya sudah diresmikan oleh dewan anggota Valencia dan Menteri Transportasi, Mario Flores, Juli tahun lalu. Panjang lintasan sekitar 5,440 km memiliki 25 tikungan, rianciannya 11 tikungan kekanan dan 14 ke kiri. Sekalipun banyak tikungan, lintasan ini berkarakter cepat dengan kecepatan tertinggi diperkirakan mencapai 323 km/jam. Sedang untuk satu lap ditaksir mencatat waktu 1 menit 37 detik dan sudah dipakai untuk kejuaraan F3 Spanyol dan International GT Open. Pembalap Mike Conway yang tampil di kelas GT dan dipakai tim F1 Honda sebagai tester di Valancia mengatakan, "Trek ini sangat menantang. Meski tembok pembatas cukup tinggi tetap memberi perasaan yang berbeda seperti di Monako," ujar Conway. Walau sirkuit ini baru, para pembalap mesti hati-hati ketika melintas di Astilleros Bridge. Di situ permukaan lintasannya bnergelombang, baik sebelum masuk maupun ketika keluar jembatan. Pembalap tim Honda, Jenson Button mengaku kubunya memiliki simulator yang memberikan perasaan yang sama ketika di trek. "Kecepatannya tidak secepat di Monza, juga selambat di Monako," bilang Button. Yang pasti, ia sangat menyukai Valancia lantaran keindahan negerinya. Di pihak lain, Robert Kubica ikut senang bisa tampil di sirkuit baru jalan raya di Valencia. Hanya, ia mengusungkan agar jalan bergelombang dan dan permukaannya dibenahi," SBT komentar anda
Posting komentar anda
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
|
|