Ground Wire Pondasi Kelistrikan Mobil
Senin, 11/8/2008 | 06:22 WIB

Mobil perlu memakai perangkat ground wire ini. Bukan wajib tapi dianjurkan. Tujuannya menjaga arus listrik yang dialirkan dari aki ke objek tujuan harus sama. Tapi karena kompleksitas kondisi dari sistem kelistrikan mobil, membuat jumlah arus berkurang lantaran hambatan-hambatan yang dilaluinya.

Penyebabnya, Bisa dari kabel atau beban peranti yang ditanggung kelewat banyak. Contoh, kalau saja 0,1 volt diibaratkan 100 poin, sementara arus yang sampai ke objek hanya 13 volt, berarti kehilangan 1000 poin. Jumlah yang cukup besar dan sangat mungkin menggangu kinerja sistem pengapian.

Naik-turunya arus listrik sangat berpengaruh pada out put koil yang dipasok arus listrik dari aki. Fluktuasi arus ini jelas bakal ikutan mempengaruhi mutu pembakaran yang juga butuh listrik besar. Konsumsi bensin pun tak bisa terhindar dari konsisi ini.

Untuk menjaga kestabilan arus listrik dengan menambah kabel negatif listrik atau biasa disebut grounding system.Peranti ini secara simultan mempunyai kinerja menstabilkan arus yang merambat.

Ada dua cara, bisa bikin sendiri atau beli jadi. Di sini kami tampilkan yang tersedia di pasaran. Mereknya beragam, di antaranya Pivot, Hurricane XCS, Power Jet, MS Nopolex Motor Sport dan HKS. Harganya, seperti Pivot berkisar Rp 700 ribu sedang Hurricane lebih mahal Rp 100 ribu.

Grounding system tambahan ini bisa, menurut Susanto, pemilik toko Jayapura Motor di sentra onderdil Duta Mas Fatmawati, jakarta Selatan  bisa dihubungkan ke ECU, blok mesin, alternator, girboks, starter, throttle body dan lain-lain. Efeknya, langsung terasa keoptimalan perangkat yang di-grounding tadi.

Enaknya, bisa dipasng sendiri. berikut ini langkah-langkahnya.

1. Pasang terminal ground wire utama (jumlah bisa empat, enam, delapan atau lebih) pada dudukan baut koil. Penempatannya bisa diberbagai lokasi, terutama berkaitan dengan sasis. Di sini kita contohnya pakai yang empat kabel

2. Sambungkan satu kabel ke terminal negatif aki.

3. Sambungkan kabel berikutnya ke bodi alternator.

4. Sambungkan kabel berikutnya ke bodi ruang mesin di bawah kaca depan.

5. Terakhir, sambungkan kabel ke tutup kepala silinder. (Rahmat/Rudy)



Nilai 7 A A A
komentar anda
MERCEDEZ_BENN @ Minggu, 19 Oktober 2008 | 18:35 WIB
tips yang oke punya tu........weeeh sangat bermanfaat buat ku..makasih yaaaaaaaaaaaa
meong @ Selasa, 23 September 2008 | 17:47 WIB
update terus info kelistrikan otomotif teknologi terbaru... maju terus ..
Samiaji @ Rabu, 20 Agustus 2008 | 16:24 WIB
Tips yang bagus. Ini pasti bermanfaat bagi mobil2 yang sudah lama. Juga pada mobil baru. Dengan 1 titik ground (sambungan bintang) maka noise karena beda impedansi grounding system akan berkurang banyak. Sayangnya kenapa besarnya kabel yang diperlukan kok nggak ada keternangan sama sekali ya?
lonelyhearts @ Senin, 18 Agustus 2008 | 23:31 WIB
kabel grounding sangat diperlukan buat mobil lawas yg sudah injection terutama volt stabilazernya. kalo mobil baru sih buat apa? gak ngaruh banyak ah. kalo pun ngaruh banyak, knp sama atpm gak pasang dr awal?
4 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort