BMW Hydrogen 7, Sedan Mewah Pakai Gas
Senin, 4/8/2008 | 17:36 WIB

BMW  Amerika  menciptakan mobil berbahan bakar hidrogen yang mereka namai BMW Hydrogen 7. Ini bukan terobosan pertama karena pengembangan teknologi yang menghasilkan emisi rendah sudah dimulai dua tahun lalu. Tapi sebagai mobil mewah pertama pakai hidrogen, barangkali memang benar.

Dalam proyek ini, BMW memakai sedan mewahnya seri 760 Li bermesin 6.000 cc  berkonvigurasi V12. Dapur pacu itu  lantas dimodifikasi  menjadi dual fuel. Berarti, sedan asal Jerman ini bisa menggunakan dua jenis bahan bakar, hidrogen dan  bahan bakar normalnya. Dibikin dua jenis bahan bakar lantaran infra struktur hidrogen sendiri di Amerika belum banyak.

Dibandingkan Ford, General Motors, Honda dan merek lainnya yang juga menciptakan mobil hydrogen, emisi yang dihasilkan BMW ini jauh lebih kecil. Bahkan pihak BMW sendiri menyebutnya  Clean Energy. Karena, emisi dari karbon dioksida dan nitrogen oksida diolah secara sempurna, sehingga tidak meninggalkan sisa.

Karena bahan bakar yang dipakai berupa gas, maka dimensi tangki dirancang lebih kecil namun bisa menerima tekanan sampai 423 derajat dari temperatur nol. Bila tekanan di dalam tangki terlalu tinggi, ada lubang yang secara otomatis bisa membuang gas.

Bagaimana jika mobil mengalami jungkir balik? Atau lubang pembuangan tersumbat? BMW sudah mengantisipasinya dengan menyalurkannya lewat bawah bodi. Kemudian bila terjadi kebocoran, lampu indikator akan menyala. Hebatnya lagi, bila gas masuk ke dalam kabin, keempat pintu secara otomatis akan membuka.

Selain BMW,  seperti Ford dan Mazda juga punya pengalaman  dengan teknologi hydrogen. Cuma Ford  menggunakan mesin konvensional sebanyak 30 unit untuk kepentingan komersil di Amerika dan Kanada. Di antaranya untuk pelabuhan udara di Las Vegas dan Sea World Orlando.

Sedang Mazda yang dilakukan di pusatnya, Jepang, lebih unik. Mereka memakai mesin rotari yang dikombinasi dengan motor elektrik dan baterai litium.

BMW sendiri, sebetulnya sudah mengembangkan teknologi hidrogen sejak 2006 dan sudah memproduksi sekitar 100 unit. Beberapa di antaranya sudah diuji beberapa selebritis kenamaan seperti Leonardo DiCaprio, Brad Pitt, Will Ferrel dan Edward Norton.

 


C11-08
Nilai 5.4 A A A
komentar anda
mila @ Jumat, 12 September 2008 | 16:53 WIB
ya mudah2 indonesia melakukan secepatnya dan bisa melakukan riset
Tomy @ Sabtu, 6 September 2008 | 21:10 WIB
sepertinya gambar diatas kurang lengkap ya? apa tidak sebaiknya ada spesifikasinya? supaya para pembaca setia kompas.com bisa lebih mengetahui tentang BMW.hydrogen.7
Raita Faza @ Sabtu, 23 Agustus 2008 | 14:33 WIB
Saya pernah menonton salah satu saluran TV stasiun luar negeri. Film tersebut adalah film dokumenter tentang pemusnahan mobil berbahan bakar listrik, kemudian digantikan dengan mobil berbahan bakar hidrogen ini.... sampai-sampai ada demo segala bwt menghentikan aksi pemusnahan mobil berbahan bajar listrik itu di negara USA bagian California....Apakah itw benar???
chandra @ Rabu, 20 Agustus 2008 | 18:38 WIB
Waduh kalau lagi nyetir trus gas nya masuk kabin pintu otomatis terbuka bakal jadi kecelakaan donk. tapi hebat lah. perlu diperbaikin lagi he he he
heri @ Rabu, 13 Agustus 2008 | 08:23 WIB
kapan indonesia punya riset teknologi sprti ni ??
7 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort