Kuliah Singkat Bareng Asimo dan Menneg Ristek di Stan Honda
Rabu, 16/7/2008 | 16:19 WIB

JAKARTA, RABU-  PT Honda Prospect Motor (HPM) bekerja sama dengan Kementerian Negara Riset dan Teknologi memberikan kuliah umum kepada puluhan pelajar dari beberapa SMP dan SMA di booth Honda dalam IIMS 2008.

Kuliah yang berlangsung kurang dari dua jam itu menampilkan "guru" Menneg Ristek Kusmayanto Kadiman. "Luar biasa kepintaran dan kecerdasan robot Asimo dan para pelajar. Saya bangga dan ini menunjukkan informasi teknologi sampai ke anak-anak," ungkapnya.

Para pelajar itu berasal dari SMP 85 (Jaksel), SMP 103 (Jaktim), SMP 102 (Jaktim), SMP 119 (Jaksel), SMP 252, dan SMA70, Bulungan, Jakarta Selatan. Sebelum menyaksikan atraksi Asimo, Kusmayanto bertanya kepada pelajar, "Apakah ada yang mengerti tentang robot? Untuk apa robot diciptakan oleh manusia?" "Robot merupakan kumpulan dari beberapa bagian mesin yang diciptakan oleh manusia untuk membantu meringankan pekerjaan manusia," jawab Rika dari SMP 252.

Selain itu, Menneg Ristek juga bertanya tentang contoh-contoh robot yang sering dijumpai siswa. Yunita dari SMP 102 menjawab mobil dan kamera. Mobil meringankan manusia dalam menempuh jarak dan kamera membantu manusia mengabadikan gambar.

Jawaban Farisky, pelajar dari SMP 115 Tebet, Jakarta Selatan, cukup mengagetkan Pak Menteri. "Robot berasal dari kata robotta, bahasa Ceko. Artinya, membantu. Dari dulu robot itu sudah ada di industri-industri yang membantu pekerjaan manusia." Ke depannya ia berharap robot sudah menjadi teman sekaligus membantu meringankan pekerjaan.

Selanjutnya, Menneg Ristek melakukan teleconference dengan pelajar dan mahasiswa dari Universitas Udayana (Bali), Universitas Gorontalo, dan Universitas Sriwijaya (Palembang). Selesai kuliah singkat yang dipandu Shahnaz Haque,  Kusmayanto, para siswa, dan pengunjung disuguhi atraksi Asimo.

Sebelum Asimo muncul, diceritakan proses kelahiran Asimo (1986) yang awalnya hanya bisa berjalan lurus dan pelan. Lalu, melalui proses pengembangan dan penyempurnaan, Asimo bisa berlari dari 3 km per jam sampai kini menjadi 6 km per jam.

Begitu muncul ia langsung memberi hormat ala Jepang (membungkukkan badan) dan membuat gemas pengunjung. Dengan bahasa Indonesia yang lancar, Asimo memperkenalkan nama dan menerjemahkan kepanjangan namanya, Advanced Step in Innovative Mobility. Ia tergolong robot humanoid pertama yang dikembangkan oleh Honda dengan tinggi 130 cm dan berat 54 kg.

Dalam atraksi tersebut ditunjukkan bahwa Asimo mampu bertindak sebagai asisten sekaligus sahabat manusia karena Asimo sudah dapat bergerak lebih luwes,  memberikan minuman kepada Kusmayanto, dan menari bersama beberapa pelajar.


C11-08
Share on Facebook
Nilai 6.33 A A A
komentar anda
edy soeprapto @ Selasa, 22 Juli 2008 | 16:21 WIB
wauuuuu..hebat sekali honda... klo udah bisa jalan sampai bisa curhat, kapan ASIMO di perbanyak...biar asimo bisa lebih di manfaatkan oleh orang yang perlu... main2 donk ke universitas gunadarma depok hehehehehe
heriyanto @ Kamis, 17 Juli 2008 | 18:28 WIB
saya ingin kuliah tapi ga punya modal
2 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort