Toyota Percepat produksi Mobil Hybrid
Rabu, 9/7/2008 | 16:05 WIB

TOKYO, RABU - Harga bensin di atas Rp 9.000 perliter  di Amerika memaksa Toyota Motor Corporation (TMC) akan menambah dua unit kendaraan hybrid. Dari dua itu, satu didanai oleh Toyota, sedang satunya lagi ditanggung Lexus. Keduanya akan tampil di Detroit Motor Show, Januari 2009 serta satu lagi, Prius generasi ketiga.

Masatami Takimoto, Executive Vice President TMC yang juga bertanggung jawab di R&D, tidak mengatakan kapan dua kendaraan baru itu sudah bisa mejeng di showroom. Yang pasti, tegasnya kendaraan itu akan digerakkan nickel-metal hydride batteries dan kendaraan Toyota itu lebih besar dari Prius. "Secara total kendaraan baru,"sebut Takimoto, minggu lalu di Tokyo.

Untuk rancang ulang Prius, Toyota akan mengandalkan nickel-metal hydride batteries sebagai penggerak. Perusahaan juga berencana tahun depan mulai memproduksi lithium-ion batteries sebagai sumber tenaga. Selain lebih ringan, juga lebih bertenaga dibanding nickel-metal hydride.

Pembuatan lithium-ion akan dilakukan oleh Panasonic EV Energy Co tahun depan, yang sudah menyepakati dengnan Toyota untuk menyuplai baterai bagi kendaraan hybrid. Pada tahun yang sama itu, Nissan juga membuat lithium-ion.

Sedang kendaraannya sendiri, menurut Takimoto, Toyota baru mulai memproduksinya 2010. Honda Motor Co akan memperkenalkan 4 unit mobil hybrid pada 2015. (SBT)


SBT
Share on Facebook
A A A
komentar anda
Rimba one @ Selasa, 2 Desember 2008 | 23:06 WIB
Kapan PT. TAM memproduksi mobil hibrid yang irit dan ramah lingkungan ya..... jakarta khan sudah full polusi udara
R Fahmi @ Sabtu, 25 Oktober 2008 | 15:31 WIB
Tolong ciptakan kendaraan hybrida yang kuat tanpa ribet perawatan/after sales servis ada sampai ke pelosok kota kecil,harga kompetitif artinya murah atau bisa sistim kredit kayak motor. sehingga yang memiliki tidak hanya orang kayak aja, artinya menengah ke bawah juga bisa memiliki. Kan ok tuh, tinggal didesain sesuai bajet,bentuk kebutuhan yg bisa sampai masuk ke jalan-jalan kecil,bila perlu masuk gang. Semacam "Kancil" yang sudah ada atau sepertipruduk Daihatsu merk "Ceria" tinggal dirampingin
MAULANA @ Rabu, 13 Agustus 2008 | 07:27 WIB
waduuuh., lama buanget,. keburu pemanasan global menjadi-jadi, apalagi pasti produksi tidak sebanding dengan pertumbuhan kendaraan BBM,.
3 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort