Plus Minus Honda BeAT dan Yamaha New Mio
Selasa, 8/7/2008 | 11:28 WIB

JAKARTA, SELASA – Tidak bisa dipungkiri, dua skuter bebek (skubek) Honda BeAT dan Yamaha New Mio lagi berperang merebut konsumen. Harga keduanya bersanding tipis. BeAT hanya mengeluarkan varian casting wheel dengnan harga on the road (OTR) untuk Jakarta sekitarnya Rp 12 juta. Kompetitornya, New Mio dengan pelek palang mematok Rp 11,8 juta.

Bagi calon konsumen yang pengin beli motor, tak cukup menuntut efisiensi bahan bakar saja. Nah, kebetulan Anda punya pilihan antara BeAT dan New Mio, mungkin fitur dan komponen pendukung yang ditampilkan pada kedua skubek ini bisa memuluskan Anda dalam memutuskan pilihan.

Dipisah dan Gabung
BeAT tampil ala skubek Eropa. Lampu utama dan sein kanan-kiri jadi satu tempat. Sedang New Mio, lampu utama dan sein masih dipisah. Jarang hidung motor dan sepatbor BeAT renggang. Berbeda sama New Mio yang cenderung rapat. Secara desain, BeAT enggak tampak kompak atau padat dibanding New Mio.

Tempat pijakan kaki pengendara di BeAT yang sempit membuat lutut ketemu lutut bakal dirasakan pengendara yang tingginya di atas 170 cm. Kalau pakai ukuran sepatu di atas 42, membuat kaki susah bergerak. Berbeda sama New Mio yang bikin posisi paha-betis dan tapak kaki leluasa.    

Sedang pijakan kaki penumpang, New Mio mengadopsi footstep Mio Soul. Artinya, posisi kaki boncenger yang lebih dari 170 cm bakal sulit ditekuk. Berbeda sama BeAT yang pijakan kaki boncengernya malah mirip Mio lama. 

Bagasi BeAT enggak bisa bawa barang lebih dari jas hujan. Beda sama volume bagasi New Mio yang jauh lebih besar. Selain jas hujan, juga bisa bawa perkakas P3K. Konsul boks lebar milik BeAT tapi hanya sedikit barang bisa disimpan. Punya New Mio, memang lebih sempit dibanding BeAT, tapi lebih dalam. 

Keunggulan BeAT ada standar samping dan pengunci handel rem belakang. Ini seperti Honda Vario. Artinya, tambahan perangkat safety BeAT jadi nilai plus. (Niko)

 


SBT
Share on Facebook
Nilai 4.1 A A A
komentar anda
anhar pentol @ Rabu, 7 Januari 2009 | 20:36 WIB
yaaaa,saya juga mau pindah jalur dari bebek ke matic dapat refrensi malah tambah bingung aj mau mio tp ktnya boros mau beat tp berat q lebih dari 80 kg,mau vario besar banget siapa ya yg bsa ksh info yg tidak bikin saya kecewa cos mau ambil mtr baru dg cra kredit.
Cumi @ Rabu, 31 Desember 2008 | 06:47 WIB
duh gu jd bingung mau beli mio atau beat.. soalny gu sering denger klo beat itu banyak mslh.. tp klo mio bensinnya boros gila.. ada solusi ga..
RIYYATNO @ Selasa, 30 Desember 2008 | 13:09 WIB
stater beat kasar dan knalpot nembak terus padahal udah diservice,boros pasti
remon @ Selasa, 30 Desember 2008 | 10:18 WIB
duh masa brantem gra2 punya motor.. mau beat/mio/sky wave yg penting bsa jalan sampe tujuan.. itu pilihan masing2. kemaren saya ambil beat.. ga ada apa2 masalah apa2.. gimana yg makainya aja mgkin. salam biker melayu..
herman @ Selasa, 30 Desember 2008 | 01:03 WIB
boong aja honda beat irit, gw punya mio sama beat, soal beat lebih irit itu gombal,yg ada nembak2 sama komstir bunyi,pihak aham bilang dari sononya gak bisa hilang,nembak2 sama stang bunyi waktu kena polisi tidur
113 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort