
|
Motor Mau Irit BBM?
Kamis, 19/6/2008 | 10:11 WIB
JAKARTA, KAMIS - Bila motor mau irit, pembakaran harus sempurna. Intinya, semua campuran bensin dan udara di ruang bakar terbakar tuntas. Tidak ada kerak atau asap. Makanya penting merawat komponen pembakaran, apalagi setelah harga bahan bakar minyak (BBM) naik. Cairan Kimia Cara gampang tanpa harus membongkar komponen-komponen seperti di atas, bisa dengan menggunakan cairan pembersih khusus ruang bakar (engine conditioner). Banyak pilihan, ada DCS, Carb Cleaner dan AHRS Engine Cleaner. Selain gampang, jauh lebih irit lantaran sekaleng pembersih harganya berkisar Rp25 ribu – Rp40 ribu. Ongkos bongkar pasang di bengkel pasti lebih dari itu. Selain ruang bakar, semprotkan juga ke mulut karburator. Langkah ini bisa membersihkan lubang karburator. Penyemprotan dilakukan berbarengan dengan mesin hidup pada putaran tinggi (8.000-9.000 rpm). Maksudnya agar kotoran langsung terisap ke ruang bakar dan terbuang tanpa harus menyemprotkan dengan angin kompresor. Jika ingin lebih sip, cairan pembersih bisa disuntik langsung ke ruang bakar. Kiat ini dapat lebih membersihkan kepala piston dan kepala silinder. Caranya tentu dengan membuka busi lebih dulu. Menurut Hasyim, teknik ini didahului memanaskan mesin. Maksudnya panas membuat reaksi kimia cairan pembersih cepat melumerkan kerak. "Biarkan cairan bekerja 10 sampai 15 menit, lalu hidupkan mesin. Memang, mesin agak sulit dihidupkan. Kalau sudah bisa, digas-gas supaya kotoran terbuang lewat knalpot," terang Hasyim. Kelistrikan dan Api Arus listrik yang bagus harus disokong penghantar yang baik pula. Makanya, sambungan antar kabel (soket) dan kedudukan ground alias massa jadi penting. Membersihkannya pun cukup gampang. Cukup kerik permukaan konektor atau gosok pakai ampelas. Bisa juga pakai cairan kimia pelumas yang banyak dijual di toko onderdil dengan harga di Rp 30.000-an. Misalnya, MTR, WD40 dan AHRS Multicare. Jika pakai cairan kimia perawatan, cukup menyemprotnya ke seluruh konektor. Jangan lupa ke titik massa atau ground. Kelar itu, bersihkan juga busi. Terutama bagian kepalanya, yaitu elektrodanya agar percikan api lebih besar dan biru. Jangan lupa setel kembali gap atau jarak antar elektroda busi. Rata-rata tiap pabrikan motor menganjurkan 0,7 mm. Biar api busi besar dan biru. Mulai sekarang, hitung konsumsi BBM-nya. (Aries)
SBT komentar anda
Anggoro Wijatmiko @ Sabtu, 12 Juli 2008 | 20:50 WIB Motor saya vespa th 75, setahun lebih saya pake karburator cleaner selama itu ga pernah bongkar karburator selama itu pola ga ada masalah sama karburator nya Lalado @ Selasa, 8 Juli 2008 | 19:28 WIB udah coba motor yang lainnya? gimana pengaruhnya? lasio @ Selasa, 1 Juli 2008 | 15:23 WIB wahh hebat nii kenapa bru sekarang ada tips seperti ini aku mau coba aahhhh tpi siapa yg tanggung jawab klu motor malah mledak ketika di semprot pakek cairan kima??????? yudi @ Senin, 30 Juni 2008 | 09:15 WIB nyemprot engine conditioner ke ruang bakar posisi klep in/out tertutup atau sembarang saja DJ-EXLOG @ Kamis, 19 Juni 2008 | 16:28 WIB kalau sdh di semprot brp lama atau brpa bulan sekali di semprot cairan tsb Posting komentar anda
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
|
|