Komparasi Suzuki Thunder 125 VS Bajaj XCD 125
Selasa, 17/6/2008 | 12:32 WIB

JAKARTA, SELASA - Kehadiran Bajaj XCD 125 membuat lenggang Suzuki Thunder 125 cc yang sudah tampil lebih dulu tidak mulus di kelas motor sport cilik. PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) boleh bilang tidak head on dengan Suzuki, tapi selisih harga yang tipis – XCD Rp. 13,5 juta dan Thunder Rp 14,3 juta (OTR Jakarta) -  menjadikan keduanya bersaing.

Tim MOTOR Plus melakukan tes dengan tiga parameter, tapi yang ditampilkan di sini hanya dua unsur; kenyamanan dan konsumsi bahan bakar.

HANDLING
Setang XCD (baca; Eksit)  yang agak tinggi, terasa pengendalian  lebih ringan dan mudah. Perjalanan menyusuri jalanan Jakarta yang terkenal macet, seperti keliling ke arah timur sampai Pulogadung, tidak terasa berat.
 
Lain dengan Suzuki Thunder, posisi duduk memang agak nunduk lantaran setangnya memang bergaya sport.  Ketika melewati jalanan yang macet lumayan membuat berkendara lebih sulit.

Untuk perjalanan panjang, mengendarai Thunder sangat mantap. Tak cuma itu, ergonomi seperti ini menjanjikan kesiagaan lebih ketimbang style santai yang dirancang Bajaj.

Dalam kecepatan tinggi, pegangan grip gas dan bahu menekan sehingga membuat Thunder lebih stabil. Apalagi hambatan angin makin berkurang karena posisi tubuh lebih menunduk.

ESTETIKA
Walau posisi ergonomi lebih sporty, Thunder terasa lebih retro ketimbang Bajaj yang futuristik. Spidometer dan lampu bulat tanpa tudung, sangat dekat dengan gaya klasik Jepang. Gaya ini tentu saja abadi, tetap enak dilihat plus modifable.

Sedang Eksit punya genre beda. Desain tudung lancip, fitur lampu futuristik, apalagi spido digital membuatnya berkesan canggih. Uniknya, setang dan pegangan justru lebih kuno ketimbang Thunder.

Soal tampilan keseluruhan, Thunder terlihat lebih macho dibanding Eksit. Model tangki yang lebih besar memberi kesan gagah, membuatnya lebih mendekati muscle bike.

Eksit lain lagi, ia mirip desain motor Italia yang slim dan lancip. Apalagi desain lampu belakangnya, wuih.. bisa bikin ngiler modifikator aliran modern!

Eksit: Bebek Berbackbone?
Di sisi lain, pengoperasian tuas gigi di Eksit ke depan semua. Membuatnya dekat pada motor bebek berkontruksi underbone. Mungkinkah ini bebek berbackbone?

Kekurangan Eksit ketimbang Thunder ada di sektor pengereman. Sistem konvensional teromol untuk depan dan belakang tentu saja lebih lemot ketimbang sistem cakram untuk roda depan Thunder.
 
Akselerasi spontannya harus diredam oleh rem teromol yang kurang menggigit. Apalagi jika terendam banjir misalnya, remnya akan makin lemah. (Tim Motor Plus)
KONSUMSI BAHAN BAKAR
1. Suzuki Thunder : 1 liter untuk 47,2 km
2. Bajaj XCD       : 1 Liter untuk 43,4 km


SBT
Share on Facebook
Nilai 1.47 A A A
komentar anda
Gema @ Jumat, 12 Desember 2008 | 08:13 WIB
XCD benar punya economizer switch tapi dibatasi untuk kecepatannya, kalo ga salah cuma ampe 40km/jam mungkin bisa dpt 100km/ltr...trs 2 busi emang lebih sulit dalam stel timing pengapian kadang dalam motor gede aza suka pincang... Kalo mau pake motor tapi pengen irit resikonya pasti lebih banyak karena bisa overheat pada mesin dan kurang tahan lama dibandingkan dengan yang standar aza tapi tergantung pemakaian seh...Kalo mau bener-bener irit loe dorong aza motornya.....bisa ampe 1.000km/ltr loh... Tapi kalo mau kenceng ??? Ambil Thunder...Stel yang bener cuma resiko beli pertamax (minimal) dari pada sering ganti onderdil mesin buat ngejar irit....APA KATA DUNIA ????!!!
herman @ Kamis, 4 Desember 2008 | 22:39 WIB
menurut gw enakan pake suzuki bandit ..............tarikannya mantap boooo :-"
Adie @ Selasa, 2 Desember 2008 | 17:44 WIB
Saya pemakai satria R.Waktu pinjam thunder temen,memang nyaman.Tapi susah diajak ngebut..
Ade @ Jumat, 28 November 2008 | 21:28 WIB
Berdasarkan iklan Bajaj XCD 125 konsumsi bahan bakarnya 1 liter untuk 100 km. Apa benar mas? Soalnya Bajaj XCD 125 punya economizer switch di setang disebelah kanan. Apa benar itu akan mempengaruhi dari konsumsi bahan bakar? Bajaj XCD 125 punya 2 buah busi, mohon penjelasan bagaimana menyetel timing pengapiannya? Terimakasih
knigth rider @ Senin, 17 November 2008 | 17:03 WIB
gak usah ngomongin kelebihan apa kekurangannya, koreksi diri aja dulu, lo orang pade bisa buat motor gak, tapi kalo dikasih mau juga,,,,,???????
72 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort