
|
Rahasia India Sukses Bikin Mobil
Sabtu, 7/6/2008 | 16:36 WIB
JAKARTA, SABTU – Di mata produsen mobil, baik Korea, Eropa, Jepang maupun Amerika, India ibarat perempuan cantik yang lagi ramai dikejar pria ganteng (pabrikan kendaraan terbesar di dunia) untuk memproduksi kendaraan mereka. Padahal untuk pasokan pasar Asia, pabrikan kendaraan Jepang dan Eropa sudah menunjuk Thailand dan Cina sebagai basis produksi. Namun kini, India justru yang dilirik. Padahal, kalau kita lihat lewat film, kendaraan yang berseliweran di jalanan kota itu tidak ada yang mewah. Kendati begitu, banyak ATPM dari berbagai negara melakukan kunjungan ke negeri berpenduduk terpadat kedua di dunia itu. Termasuk dari Indonesia, di antaranya Suzuki dan Toyota. “Saya tahun lalu mengunjungi pabrik mobil TATA,” ungkap Joko Trisanyoto, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM). Menurut Joko, ada beberapa hal yang membuat India sekarang diserbu pabrikan mobil kelas dunia. Mereka punya perangkat crash test dan lengkap. “Mulai untuk kendaraan, komponen dan pejalan kaki.Dan perangkat itu memenuhi standar Eropa,” jelas Joko di sela-sela acara final battle Yaris Show Off di Citos (6/6). Faktor pendukung lainnya, menurut pengamatan Joko bisa jadi upah tenaga kerja murah. Kemudian di sana ada sekolah untuk orang-orang pintar. Sekalipun India lagi naik daun, namun ada hambatannya. “Soal kasta, sulit bagi golongan terendah bisa tampil ke depan,” tutup Joko. SBT
SBT komentar anda
jen @ Rabu, 3 September 2008 | 18:45 WIB negara lain sudah memproduksi kendaraan sendiri,indonesia memproduksi koruptor terbesar ke4...banggakah indonesia? wahyudi @ Kamis, 3 Juli 2008 | 21:24 WIB yahhh.....membuat apapun indonesia mampu dan bisa tapi nanti percuma ditukar sama ketan.haaaaa....haaaa...haa ,ketaaaaan indonesia juga buaaanyak mending berassss. asal @ Rabu, 2 Juli 2008 | 14:43 WIB Aku beraharap Indonesia juga bisa secepat mungkin untuk bangkin dari keterpurukan ini.Dan bisa memperoduksi barang yang bertarap/ mutu internasional. dengan di peroduksi sebanyak mungkin. Yang terjadi saat ini adalah Indonesia mampu menciptakan intelektual dengan mental tempe. sedang birokrat hanya memperbanyak kekayaan sendiri atau koruptor. Darnoto @ Minggu, 15 Juni 2008 | 17:11 WIB 63 tahun usia republik ini. Malaysia, India bisa ..... kenapa kita tidak..... ada apa ini. Dee @ Selasa, 10 Juni 2008 | 16:54 WIB realistis aja lah, kl mang bisa bikin...apa kita punya cukup kepercayaan utk mengunakannya? biar kualitas bagus, kadang kita cenderung meremehkan produk dlm negeri. Posting komentar anda
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
|
|