JAKARTA, SELASA - PT BMW Indonesia kembali memproduksi BMW Seri 5 terbaru, dengan rakitan lokal alias CKD (Completely Knocked Down). Mulai hari ini, (Selasa, 5/2), BMW seri 523i tersebut sudah mulai dipasarkan di Indonesia. Bagi anak perusahaan BMW AG Jerman itu, perakitan seri 523i di dalam negeri merupakan kali pertama.
Sedan dengan mesin enam silinder valvetronic berkapasitas 2.5 L, mobil ini dapat berakselerasi 100 km per jam dalam waktu 9,3 detik. Sementara kecepatan maksimalnya mencapai 232 km per jam. BMW mengklaim, 523i hanya membutuhkan 13,4 liter untuk menerabas jalan kota sepanjang 100 km padat lalu-lintas.
Dari sisi interior, bantalan lengan mengalami perbaikan desain dan motif baru. Bodinya menggunakan bahan ringan alumunium dan dilas dengan konstruksi berbahan ringan pula. Sistem hiburannya dilengkapi dengan iDrive serta sistem suara HiFi dengan sepuluh speaker.
Soal keamanan, BMW memercayakan teknologi run-flat tires (RTF) yang memungkinkan mobil meluncur mulus meskipun tanpa ada tekanan udara pada ban.
Varian ini tersedia dalam beberapa pilihan warna eksterior, antara lain hitam, abu-abu, serta perak tintanium. Semuanya dibanderol dengan harga Rp839 juta on the road untuk wilayah Jakarta.
Melalui PT Gaya Motor, BMW Indonesia merakit seri terbaru ini dengan kapasitas delapan unit per hari. Seri ini akan melengkapi sebelas seri yang sudah, dan sedang diproduksinya saat ini. Hingga akhir 2007, PT Gaya Motor sudah merakit 42.389 mobil BMW Seri 3, 5, dan 7.
Menurut direktur komunikasi korporat PT BMW Indonesia Helena Abidin, tahun lalu pihaknya telah mendistribusikan seribu unit mobil seribu unit BMW Seri 3 dan 5. Sebanyak 777 unit di antaranya merupakan unit CKD, yang diproduksi PT Gaya Motor. Adapun 223 lainnya merupakan Completely Bulit Up (CBU) yang dirakit di Jerman. (LHW)
LHW