Jualan Motor 2017 Meleset, Suzuki Justru Naik - Kompas.com

Jualan Motor 2017 Meleset, Suzuki Justru Naik

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 11/01/2018, 08:42 WIB
Suzuki GSX-R 150 Febri Ardani/Otomania Suzuki GSX-R 150

Jakarta, KompasOtomotif – Indonesia sebagai pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia setelah China dan India, harus kembali terkoreksi 0,76 persen di 2017 dibanding 2016 lalu. Namun, penurunannya tidak separah periode 2015 ke 2016.

Dari data distribusi Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sepanjang tahun 2017 perolehannya hanya mencapai 5.886.103 unit saja. Sementara pada 2016 sebanyak  5.931.285 unit, dan pada 2015 lebih besar lagi di  6.480.155 unit.

Memang, dari target yang ditetapkan AISI angka tersebut memenuhi ekspektasi. Ketika berbincang dengan Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, 2017 lalu, pernah mengatakan, sampai penghujung tahun proyeksi penjualan hanya 5,7 juta unit.

Baca juga : AISI Masih Realistis Soal Target

Distribusi Sepeda Motor 2017 (diolah dari data AISI).Ghulam/KompasOtomotif Distribusi Sepeda Motor 2017 (diolah dari data AISI).

Rapor Biru Suzuki

Dari lima merek yang berada di bawah payung AISI, Suzuki pada 2017 ini mengalami pertumbuhan paling signifikan. Jika pada 2016 lalu hanya membukukan angka distribusi 56.824 unit, pada 2017 lalu mencapai 72.191 unit atau naik 27,04 persen.

Terima kasih untuk kehadiran duo Sport GSX 150cc Suzuki  yang sumbangsihnya hampir 50 persen sepanjang tahun. Merek yang mendapatkan rapor biru lainnya adalah Honda, tapi tidak begitu besar kenaikannya atau hanya 0,11 persen saja.

Sementara ketiga merek lainnya haru mendapat rapor merah, di mana yang paling parah adalah TVS yang minus sampai 37,21 persen, sedangkan Kawasaki 19,45 persen dan Yamaha hanya 3,29 persen.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM