Gelandewagen, Sang Penjelajah Alam Asal Jerman - Kompas.com

Gelandewagen, Sang Penjelajah Alam Asal Jerman

Alsadad Rudi
Kompas.com - 19/12/2017, 13:23 WIB
Sejumlah mobil Mercedes G-Wagen milik anggota komunitas Mercedes Jip Indonesia yang mengikuti turing di Banyuwangi dan Bali pada 8-12 Desember 2017.KompasOtomotif/Alsadad Rudi Sejumlah mobil Mercedes G-Wagen milik anggota komunitas Mercedes Jip Indonesia yang mengikuti turing di Banyuwangi dan Bali pada 8-12 Desember 2017.

Nusa Dua, KompasOtomotif - Mercedes-Benz memiliki ciri khas menamakan setiap segmen produk dengan huruf tertentu. Huruf tersebut kemudian ditambahi dengan kata "class".

Masing-masing huruf yang digunakan memiliki arti. Seperti S-Class yang berarti "Saloon" yang digunakan untuk penamaan sedan mewah, V-Class untuk lini mobil van, dan G-Class untuk mobil lintas alam. 

Khusus yang terakhir, huruf "G" diketahui berasal dari kata dalam bahasa Jerman, Gelandewagen, yang berarti kendaraan lintas alam. Awalnya, G-Class Mercedes-Benz merupakan produk mobil lintas alam dengan desain konvensional, segi empat dengan bentuk yang kaku.

Seiring perkembangan zaman, Mercedes juga memproduksi mobil lintas alam dengan bentuk yang sporty khas masa kini, atau yang kini lebih dikenal dengan nama sport utility vehicle (SUV). Namun huruf G tetap disematkan, walaupun sudah ditambahi satu huruf lainnya, yakni GL. Beberapa produk SUV buatan Mercedes, meliputi GLS, GLC, GLA, dan GLE.

Meski sudah banyak memproduksi produk SUV dengan model terkini, Mercedes-Benz tetap mempertahankan mobil lintas alam dengan bentuk konvesionalnya. Nama G-Class juga tidak diutak-atik. 

Baca juga : Mercedes G-Class dan Kisah Raja Iran yang Dikudeta

Sejumlah mobil Mercedes G-Wagen milik anggota komunitas Mercedes Jip Indonesia yang mengikuti turing di Banyuwangi dan Bali pada 8-12 Desember 2017.KompasOtomotif/Alsadad Rudi Sejumlah mobil Mercedes G-Wagen milik anggota komunitas Mercedes Jip Indonesia yang mengikuti turing di Banyuwangi dan Bali pada 8-12 Desember 2017.

G-Class bahkan memiliki penggemar tersendiri di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Di Indonesia sendiri, penggemar G-Class menamakan komunitasnya dengan nama Mercedes Jip Indonesia.

Presiden MJI Cokorda Adnyana menceritakan asal mula penamaaan komunitasnya itu, termasuk tidak adanya penyematan kata Gelandewagen yang sebenarnya lebih kental dengan nuansa Mercedes. Menurut Cokorda, pada awalnya MJI didirikan tidak khusus untuk pengguna G-Class saja. Tapi untuk semua pengguna SUV buatan Mercedes.

"Awalnya kita mengakomodir semua jenis SUV Mercerdes. Awalnya seperti itu," kata Cokorda saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Rabu (13/12/2017).

Namun seiring berjalannya waktu, Cokorda menyebut anggota MJI yang tetap bertahan hanya para pengguna G-Class. Meski demikian, nama MJI tetap dipertahankan karena faktor historis. Nama tersebut masih tetap dipertahankan sampai dengan saat ini.

Baca juga : Jeep, Nama Merek Atau Jenis Mobil?

"Dalam perkembangannya jenis yang lain kurang popuer di Indonesia. Jadi akhirnya G-Class yang bisa bertahan," ucap Cokorda.

PenulisAlsadad Rudi
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM