Jualan Mobil ASEAN Naik, Dirorong Thailand dan Filipina - Kompas.com

Jualan Mobil ASEAN Naik, Dirorong Thailand dan Filipina

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 13/11/2017, 19:42 WIB
Ilustrasi salah satu diler Mitsubishi Thailand.Nikkei Ilustrasi salah satu diler Mitsubishi Thailand.

Bangkok, KompasOtomotif – Kondisi penjualan mobil baru di enam negara besar kawasan ASEAN, mengalami kenaikan 5 persen atau menjadi sekitar 2,45 juta unit, dalam sembilan bulan pertama tahun ini.

Angka tersebut semakin mendekati proyeksi sampai akhir tahun sebesar 3,4 juta unit, atau jadi yang tertinggi dalam empat tahun. Pertumbuhan ini ditopang oleh penjualan yang kuat di Thailand dan Filipina.

Thailand, pasar terbesar kedua di Asia Tenggara jualannya mencapai 620.000 unit (Januari-September 2017) atau untuk pertama kalinya dalam tiga tahun naik 12 persen kali ini. Sebelumnya konsumen di sana menahan diri untuk belanja sejak meninggalnya Raja Bhumibol Adulyadej pada Oktober 2016.

Kemudian dengan berakhirnya masa berkabung beberapa bulan lalu, konsumsi kini diperkirakan akan meningkat. Lalu Filipina, di mana berada di urutan keempat pasar Asia Tenggara berhasil mencapai lebih dari 330.000 unit, atau mengalami pertumbuhan mencapai 15 persen.

Baca juga : Mitsubishi Berharap Jualan di ASEAN Naik 50 Persen

Promosi dan Model Baru di Thailand

Ekonomi kembali tumbuh di Thailand dengan bantuan ekspor dan pariwisata. Bank sentral dan Kementerian Keuangan telah meningkatkan proyeksi pertumbuhan 2017, ini cukup mencerahkan sentimen konsumsi masyarakatnya.

Jakapong Chaitrakulthong, bos salah satu diler Mitsubishi di Thailand mengatakan, mereka mulai mengadakan pameran di pusat-pusat perbelanjaan, untuk menumbuhkan kembali penjualan. Upaya tersebut telah membuahkan hasil, menaikkan 50 persen penjualan dibanding tahun lalu. Perusahaan berencana mengadakan lebih banyak pameran menjelang musim penjualan akhir tahun.

Isuzu D-Max bermesin 1.9-literAditya Maulana, KompasOtomotif Isuzu D-Max bermesin 1.9-liter

Pasca-berakhirnya masa berkabung raja, produsen mulai meningkatkan promosi penjualan, berharap dapat menarik lebih banyak pelanggan dengan penawaran baru, dan layanan yang lebih baik.

Seperti Mitsubishi Motors yang memperkenalkan layanan konsumen baru pada 1 November, dengan memberikan garansi lima tahun berlaku bagi semua model, untuk checkup dan road service jika terjadi kecelakaan, semuanya gratis.

Perusahaan mobil mewah seperti Daimler juga tak mau ketinggalan, pada hari sama memamerkan tempat inspeksi untuk kendaraan baru. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan sistem inspeksi mutakhir, dapat memeriksa 20.000 kendaraan per tahun.

Kemudian ada juga yang sudah berencana meluncurkan model baru, seperti Isuzu Motors merilis truk pikap D-Max pada 9 November. Lalu Mazda Motor yang akan melahirkan Al New CX-5 pada 13 November, dan pemimpin pasar Toyota bakal menjual truk pikap Hilux di akhir bulan ini.

Beli Mobil Sebelum Pajak Naik

Di Filipina, pertumbuhan penjualan sangat tajam di bulan Juli dan Agustus, sekitar 20 persen. Seiring dengan kenaikan tingkat pendapatan rata-rata di negara ini, diikuti juga dengan permintaan mobil yang melonjak menjelang kenaikan pajak cukai.

Pemerintah Filipina melakukan reformasi pajak untuk meningkatkan pendapatan, di mana pihak parlemen sedang mempertimbangkan melahirkan undang-undang terkait. Pajak atas mobil baru kemungkinan akan naik pada awal Januari, sehingga banyak konsumen yang beli mobil sebelum masa itu datang.

Aturan baru tersebut juga bakal menyasar mobil mewah, yang akan dikenai pajak dengan tarif lebih tinggi, sehingga penjualan mereka terangkat secara signifikan tahun ini. Beberapa model BMW dan Lexus, mendapati penjualan mereka meningkat di angka 50 persen sampai 100 persen.

Memang, banyak pembuat mobil mulai bekerja keras untuk mendukung operasi mereka kawasan Asia Tenggara. Mulai dari Zhejiang Geely Holding Group asal China yang berinvestasi di Proton Malaysia. Kemudian Perusahaan real estat Vietnam Vingroup, yang sudah sah masuk ke bisnis mobil.

Lalu juga ada Mitsubishi Motors, yang pada bulan April lalu membuka pabrik barunya di Indonesia. Ditambah lagi Subaru, yang akan memulai perakitan kendaraan di Thailand pada 2019.

Proses produksi Mitsubishi Xpander.Ghulam/KompasOtomotif Proses produksi Mitsubishi Xpander.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM