Ruang Gerak Truk Mulai Dibatasi di Tol Cikampek - Kompas.com

Ruang Gerak Truk Mulai Dibatasi di Tol Cikampek

Aditya Maulana
Kompas.com - 04/11/2017, 09:22 WIB
Kepadatan Tol Cikampek - Suasana kepadatan arus lalu lintas jalan tol Cikampek di kawasan Bekasi Barat, Jawa Barat, Senin (17/7/2017). Keberlangsungan tiga proyek sekaligus di ruas tol tersebut, yaitu proyek LRT, pengembangan tol susun Cikampek dan kereta cepat mengakibatkan arus lalu lintas semakin padat. Masyarakat pengguna tol Cikampek dihimbau untuk menggunakan transportasi umum atau menggunakan jalan arteri sebagai jalur alternatif agar tidak terjebak dalam kemacetan.KOMPAS/RIZA FATHONI Kepadatan Tol Cikampek - Suasana kepadatan arus lalu lintas jalan tol Cikampek di kawasan Bekasi Barat, Jawa Barat, Senin (17/7/2017). Keberlangsungan tiga proyek sekaligus di ruas tol tersebut, yaitu proyek LRT, pengembangan tol susun Cikampek dan kereta cepat mengakibatkan arus lalu lintas semakin padat. Masyarakat pengguna tol Cikampek dihimbau untuk menggunakan transportasi umum atau menggunakan jalan arteri sebagai jalur alternatif agar tidak terjebak dalam kemacetan.

Jakarta, KompasOtomotif - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ) Kementerian Perhubungan, mulai melakukan uji coba pembatasan angkutan barang di ruas Tol Jakarta-Cikampek, pada 6-17 November 2017.

Truk yang tidak boleh melintas hanya golongan empat dan lima, seperti kontainer dan truk gandeng. Selama masa uji coba, angkutan barang itu tidak boleh melintas pukul 06.00-09.00 WIB setiap Senin-Jumat.

Informasi dari akun instagram @bptjkemenhub, uji coba ini dilakukan di kedua arah jalan Tol. Arah Cikampek dari Cawang hingga Dawuan, dan menuju Jakarta dimulai ruas Dawuan sampai Cawang.

Baca juga: Isuzu Sambut Positif Pembatasan Muatan Barang

Sebelumnya, BPTJ sudah pernah melakukan uji coba pembatasan di ruas jalan Tol itu, namun hanya satu arah. Setelah dievaluasi ternyata kecepatan kendaraan meningkat hingga 15 persen.

Setelah masa percobaan ini selesai, maka menurut Kepala BPTJ, Bambang Prihartono akan membuat Peraturan Menteri, agar bisa segera direalisasikan.

PenulisAditya Maulana
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM