Dosa Pengendara Bikin Usia "Disc Brake" Cepat Aus - Kompas.com

Dosa Pengendara Bikin Usia "Disc Brake" Cepat Aus

Stanly Ravel
Kompas.com - 05/10/2017, 16:22 WIB
Cakram mobilcaranddriver Cakram mobil

Jakarta, KompasOtomotif - Hampir semua mobil baru saat ini sudah mengaplikasi disc brake atau piringan rem. Bahkan sudah bukan menjadi barang mewah, melainkan fitur standar pada semua varian mobil.

Secara fungsi, disc brake dianggap lebih konsisten digunakan dalam memperlambat laju kendaraan dibandingkan rem tromol. Piringan rem mampu melepas panas dengan cepat sehingga lebih optimal.

Meski memiliki usia yang lebih panjang dibanding sistem tromol, tapi bukan berarti bebas masalah. Seiring penggunaan rem yang intens layaknya di mobil bertransmisi otomatis bisa menimbulkan banyak potensi kerusakan pada disc brake.

Anjar Rosjadi, Technical Service Executive Coordinator Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan faktor utama rusaknya piringan rem lebih dikarenakan dari cara dan pola pemakaiannya.

Baca : Memantau Kondisi Kampas dari Rem Tangan

"Pada mobil matik bisa dibilang 100 persen mengandalkan rem untuk memperlambat dan menghentikan mobil. Kalau cara pakai kasar, seperti suka melakukan rem mendadak, atau bahkan lupa mengeser kaki dari pedal rem bisa membuat lapisan piringan menipis," ucap Anjar saat dihubungi KompasOtomotif, Selasa (3/10/2017).

Sistem pengereman cakram. tinypic.com Sistem pengereman cakram.

Anjar menjelaskan kebiasan buruk tadi bukan hanya membuat usia kampas rem cepat habis, tapi juga merusak lapisan disc brake sehingga lebih cepat menipis. Contoh kasus yang sering terjadi akibat suka melakukan pengereman mendadak adalah rusaknya permukaan piringan.

"Dalam kondisi panas kemudian ditambah sering melakukan pengereman mendadak seperti hard breaking bisa memicu kerusakan pada disck brake. Biasanya pemukaan peringan jadi tidak rata lagi, gejala ini bisa dirasakan saat sedan melakukan pengereman tiba-tiba terasa efek seperti goyang pada pedal rem, dan laju mobil seperti tidak stabil," ujar Anjar.

PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Aksi Pebalap di Final Honda Dream Cup 2017 (Foto)

Aksi Pebalap di Final Honda Dream Cup 2017 (Foto)

Feature
Ini Pelatih Baru Jorge Lorenzo Musim 2018

Ini Pelatih Baru Jorge Lorenzo Musim 2018

Sport
Suzuki Swift Menghilang

Suzuki Swift Menghilang

Feature
Daftar Jawara Honda Dream Cup 2017

Daftar Jawara Honda Dream Cup 2017

Sport
Sunday Test Drive Harus Sering Digelar

Sunday Test Drive Harus Sering Digelar

Feature
Honda CRF150L Inden Satu Bulan

Honda CRF150L Inden Satu Bulan

News
Suzuki Jualan Ciaz Sampai Stok Habis

Suzuki Jualan Ciaz Sampai Stok Habis

News
Ini Daftar Motor Terlaris di November 2017

Ini Daftar Motor Terlaris di November 2017

News
Pesanan Honda PCX 150 Mulai Menumpuk dari Jawa Timur

Pesanan Honda PCX 150 Mulai Menumpuk dari Jawa Timur

News
Restorasi Mercy G-Class Lawas, Butuh Puluhan Juta Rupiah

Restorasi Mercy G-Class Lawas, Butuh Puluhan Juta Rupiah

Modifikasi
Tunggu ”Revolusi” Pikap Carry Suzuki, Tak Lama Lagi

Tunggu ”Revolusi” Pikap Carry Suzuki, Tak Lama Lagi

Niaga
Fortuner Buatan Indonesia Laku Keras di Filipina dan Vietnam

Fortuner Buatan Indonesia Laku Keras di Filipina dan Vietnam

News
Ribuan Kendaraan Uji Emisi Gratis di Kemayoran

Ribuan Kendaraan Uji Emisi Gratis di Kemayoran

News
Jualan Motor Kembali Minus di November 2017

Jualan Motor Kembali Minus di November 2017

News
Toyota Jadi Produsen Hibrida Pertama di Indonesia?

Toyota Jadi Produsen Hibrida Pertama di Indonesia?

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM