Mengurai Penyebab Mobil Mati Mendadak di Jalan - Kompas.com

Mengurai Penyebab Mobil Mati Mendadak di Jalan

Donny Apriliananda
Kompas.com - 11/09/2017, 17:22 WIB
Ilustrasi mesin mobil.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Ilustrasi mesin mobil.

Jakarta, KompasOtomotif – Mobil mati mendadak di tengah jalan, momok buat sebagian orang, terutama yang tak paham dengan ”permesinan” kendaraan. Upaya darurat, kontak bengkel langganan atau memanfaatkan layanan road service dari agen pemegang merek.

Tapi buat pengetahuan, tidak ada salahnya untuk membekali wawasan kita, soal faktor-faktor penyebab mobil mati mendadak. Rusdi Sopandi, Manajer Mekanik misterbrum.id, kepada KompasOtomotif, (11/9/2017), menjelaskan banyak hal soal permasalahan yang sering terjadi itu.

Dia bilang bahwa penyebabnya memang harus diurai satu-persatu, mulai dari cek hal yang paling ringan, sampai titik kemungkinan terberat jika diperlukan. ”Menganalisanya memang harus diurut satu-persatu, terutama mengecek sistem yang membuat mesin beroperasi,” kata Rusdi.

Berikut langkah-langkah yang harus dipahami:

1. Cek sekering (fuse), kabel-kabel, dan relay. Bila salah satu sekering putus, kemungkinan ada komponen yang tidak berfungsi dengan baik, terutama yang terhubung dengan sekering tersebut. Misalnya, pompa bensin tidak bekerja dengan baik. Hal ini bisa mempengaruhi relay atau sekering.

”Kabel-kabel juga dilihat, misalnya kabel yang membuat fuel pump bekerja, bisa putus atau tidak tersambung. Lalu, cek juga Sensor Crankshaft Position (CKP), apakah masih berfungsi atau tidak.

2. Cek sistem pengapian. Analisa koil, apakah masih bekerja dengan baik atau tidak, atau mungkin lemah. Lagi-lagi, lihat kembali sekering, (10 ampere) untuk mesin, putus atau tidak. Ini berpengaruh pada kinerja koil.

3. Cek injektor dan selang-selang bahan bakar. Ketika injektor tidak bekerja dengan baik untuk menyemprotkan bensin, mesin dipastikan ngadat.

4. Cek sistem asupan udara. Komponen yang berhubungan langsung dengan udara seperti air cleaner, boks air cleaner, sensor Idlle Speed Control (ISC). Jika ada masalah pada komponen ini, asupan udara ke mesin tak akan sempurna.

5. Cek kompresi. Ini adalah bagian yang paling panjang dan berat, karena terkait dengan semua bagian mesin. Ketika tekanan kompresi berkurang, mesin akan susah hidup, atau mati mendadak. ”Kalau ini bisa saja turun mesin jika kompresi tidak ada,” kata Rusdi.

Satu hal soal sekering, Rusdi menjelaskan bahwa usahakan memakai sekering dengan kualitas baik. Banyak dijual sekering murah, asal tersambung, namun kerap komponen ini meleleh (kepalanya) karena panas berlebih. Alhasil, kinerjanya tidak sempurna dan berpotensi korsleting.

Overheat atau mesin terlalu panas (indikator suhu menyala atau jarum sampai mentok), adalah kondisi khusus. Mesin juga bisa mati mendadak jika hal ini terjadi.

PenulisDonny Apriliananda
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Sentuhan Café Racer untuk Moge Suzuki 650 Cc

Sentuhan Café Racer untuk Moge Suzuki 650 Cc

Produk
2020, Mitsubishi Mulai Jualan SUV Listrik

2020, Mitsubishi Mulai Jualan SUV Listrik

News
FJ Cruiser Versi Mini dari Suzuki

FJ Cruiser Versi Mini dari Suzuki

News
Aston Martin Resmi Nempel pada Red Bull F1

Aston Martin Resmi Nempel pada Red Bull F1

Sport
Tanggapan “Pedas” Rossi, Merespons Pedrosa

Tanggapan “Pedas” Rossi, Merespons Pedrosa

Sport
Wajah Honda Goldwing Terbaru Bocor

Wajah Honda Goldwing Terbaru Bocor

News
Harley 'Kustom Pro Street Terbaek” dari Makassar

Harley "Kustom Pro Street Terbaek” dari Makassar

Modifikasi
Tim Honda Indonesia Kunci Gelar Balap Asia 2017

Tim Honda Indonesia Kunci Gelar Balap Asia 2017

Sport
Potensi Korsleting, 60.000 Mazda6 Siap Ditarik

Potensi Korsleting, 60.000 Mazda6 Siap Ditarik

News
Detail Ubahan Paras Satria F150 Terbaru

Detail Ubahan Paras Satria F150 Terbaru

Produk
Tren Peminat Honda CBR250RR Menurun?

Tren Peminat Honda CBR250RR Menurun?

News
Menakar Kemewahan Desain Suzuki Ertiga Dreza

Menakar Kemewahan Desain Suzuki Ertiga Dreza

Tes
Di Jepang, Honda CBR250RR Asal Indonesia Inden

Di Jepang, Honda CBR250RR Asal Indonesia Inden

News
Kawasaki KLX250 2018 dengan Kamuflase Militer

Kawasaki KLX250 2018 dengan Kamuflase Militer

Produk
Ekspor CBR250RR Cuma 5 Unit, Ini Penjelasan AHM

Ekspor CBR250RR Cuma 5 Unit, Ini Penjelasan AHM

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM