Dishub Minta Kejelasan Sanksi Taksi "Online" - Kompas.com

Dishub Minta Kejelasan Sanksi Taksi "Online"

Stanly Ravel
Kompas.com - 07/07/2017, 14:41 WIB
Ratusan sopir taksi online tiba di depan kompleks gedung DPR/MPR RI, Senin (22/8/2016). Para sopir berunjuk rasa menuntut untuk mencabut Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA Ratusan sopir taksi online tiba di depan kompleks gedung DPR/MPR RI, Senin (22/8/2016). Para sopir berunjuk rasa menuntut untuk mencabut Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

Jakarta, KompasOtomotif - Taksi online kini wajib tunduk pada Peraturan Menteri (PM) 26 tahun 2017 yang resmi diterapkan pada 1 Juli 2017. Meski masih memasuki tahap toleransi selama enam bulan, namun Dinas Perhubungan (Dishub) meminta pihak Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) untuk memperjelas aturan main terkait sanksi yang akan diberikan kepada sopir taksi online.

Kepala Dishub DKI Jakarta Andri Yansyah, mengatakan pihaknya membutuhkan kejelasan secara detail terhadap sanksi yang nantinya akan diberikan kepada para sopir atau pelaku taksi online saat tidak mentaati peraturan.

Baca : Regulasi Taksi "Online" Resmi Berlaku, Termasuk Tarif Baru

"Yang akan bertugas di lapangan kan nantinya Dishub, kita mengerti ada masa toleransi enam bulan, tapi itu kan untuk yang baru diterapkan 1 Juli kemarin (tarif, kuota, dan STNK), nah untuk yang kemarin sudah lewat masa sosilaisasi ini bagaimana (kir, stiker, akses dashboard) bagaimana karena sudah efektif," ujar Andri saat dihubungi KompasOtomotif, Kamis (6/7/2017).

Andri meminta Kemenhub untuk segera menyusun mengenai ketentuan sanksi sebagai standard operating procedure (SOP). Hal ini penting untuk acuan serta kejelasan regulasi para petugas Dishub saat merazia atau melakukan penertiban.

"Aturannya mainnya bagaimana, saat ada yang melanggar lapor atau tindakanya bagimana. Kalau bisa Kemenhub juga memberikan sosialisasi juga ke mereka (sopir dan pengusaha taksi online) mengenai SOP sanksi, sehingga informasinya jelas dan mengerti. Kalau mereka tahu dan pihak Dishub juga tahu kan enak, sama-sama mengerti jadi tidak ada kucing-kucingan," ucap Andri.

Desain stiker taksi online dari Kementerian Perhubungan KOMPAS.com/YOGA SUKMANA Desain stiker taksi online dari Kementerian Perhubungan
Baca : Kuota Taksi "Online" Mulai Ditakar Pemda

Andri juga mengingatkan para pelaku dan sopir taksi online jangan terlalu fokus pada masalah tarif yang saat ini menjadi hal baru. Karena sejak penetapan April lalu, masih banyak taksi online yang belum melakukan registrasi dan pengujian kir.

"Jangan terlena hanya pada tarif, kir sampai saat ini masih banyak yang belum mamatuhi. Saat awal kan sudah komitmen enam bulan jadi yang diikuti aturannya. Folosofi angkutan umum adalah keselamatan dan ideologinya layak jalan," ucap Andri.
 

PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Tiga Pilihan Aksesor Mitsubishii Xpander

Tiga Pilihan Aksesor Mitsubishii Xpander

Aksesoris
Garansindo Mau Jadi 'Dokter' Volvo di Indonesia

Garansindo Mau Jadi "Dokter" Volvo di Indonesia

Feature
Tata Motors Mulai Menuai Panen

Tata Motors Mulai Menuai Panen

Niaga
Denso Tantang Intel dan Nvdia

Denso Tantang Intel dan Nvdia

Teknologi
Toyota Hiace Versi Lebih Mewah dan Nyaman

Toyota Hiace Versi Lebih Mewah dan Nyaman

Niaga
Suzuki Gandeng Mobil Listrik Arjuna

Suzuki Gandeng Mobil Listrik Arjuna

News
Bus Baru Hino Lawan Scania dan Mercedes-Benz

Bus Baru Hino Lawan Scania dan Mercedes-Benz

Niaga
Dekati Kemewahan Mikrobus Hyundai H-1 Royale

Dekati Kemewahan Mikrobus Hyundai H-1 Royale

Niaga
Sedan Murah Toyota Meluncur di Thailand

Sedan Murah Toyota Meluncur di Thailand

News
Hitung-hitungan Kredit “MPV China” Wuling

Hitung-hitungan Kredit “MPV China” Wuling

News
CBR250RR dengan Peta Indonesia Mulai Diburu

CBR250RR dengan Peta Indonesia Mulai Diburu

News
Xpander Bisa Dicicil Sampai 10 Tahun!

Xpander Bisa Dicicil Sampai 10 Tahun!

News
Fuso Donasikan Delapan Unit Colt Diesel ke SMK

Fuso Donasikan Delapan Unit Colt Diesel ke SMK

Niaga
Komitmen Honda di Ajang Balap untuk Generasi Muda

Komitmen Honda di Ajang Balap untuk Generasi Muda

News
Trio Truk Hino Generasi Baru, Kuasai 60 Persen Pasar

Trio Truk Hino Generasi Baru, Kuasai 60 Persen Pasar

Niaga
Close Ads X