Klarifikasi Soal MPV Wuling yang Bisa Servis di Diler Merek Lain - Kompas.com

Klarifikasi Soal MPV Wuling yang Bisa Servis di Diler Merek Lain

Donny Apriliananda
Kompas.com - 12/06/2017, 15:44 WIB
Ghulam/KompasOtomotif Wuling Confero S.

Jakarta, KompasOtomotif – Pernyataan menarik datang dari seorang wiraniaga MPV China ”sejuta umat” di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2017, (9/6/2017). Dia bilang kalau pemilik MPV Wuling bisa servis di jaringan diler mana saja, asal satu induk (manajemen), meski beda merek.

Baca: MPV China Bisa Numpang Servis di Bengkel Diler Merek Lain?

Janggal, KompasOtomotif menelusuri lewat jaringan diler yang disebut oleh sang wiraniaga, Senin (12/6/2017). Ternyata memang tak mungkin hal tersebut dilakukan, apalagi merek, manajemen, produk, agen pemegang merek, serta mekanik pun pasti tak sama.

”Nggak mungkin. Wuling itu kan SGMW Indonesia, nggak ada kaitannya dengan jaringan bengkel merek lain. Operasi pasti per merek dan punya aturan masing-masing. Harusnya mereka punya diler 3S dan ada bengkel sendiri,” ujar salah satu pejabat dari jaringan diler Arista yang tak mau disebut namanya.

SGMW Indonesia pun membantah pernyataan wiraniaga yang memang terkesan ”promo tanpa pandang bulu”. Melalui Dian Asmahani, Brand Manager SGMW Indonesia, mengatakan bahwa pemilik mobil Wuling sudah pasti servisnya ke bengkel resmi Wuling.

”Konsumen harus ke bengkel kita. Mungkin memang salah satunya di Kalimalang (seperti yang disebut tenaga penjual), di dekat sana, bukan di diler merek lain. Nanti kami akan umumkan detail jaringannya kalau sudah resmi,” kata Dian kepada KompasOtomotif, (12/6/2017).

Dian juga kembali menegaskan soal pentingnya jaringan servis yang selama ini menjadi pertanyaan banyak orang, bahwa SGMW Indonesia sudah menargetkan buka 50 diler hingga 2017 berakhir. Saat ini, kata Dian, semuanya sedang dalam masa pembangunan.

”Berapa persennya (yang selesai) belum bisa diungkap. Kan produknya juga belum launching. Pasti kami akan berikan update,” ucap Dian.

Ya, pelajaran yang bisa dipetik adalah ketika wiraniaga berpromosi, konsumen harus bisa mengimbanginya dengan pikiran logis dan wajar.

PenulisDonny Apriliananda
EditorAgung Kurniawan
Komentar