Lagi-lagi, Suzuki Tambah Diler di Pulau Jawa - Kompas.com

Lagi-lagi, Suzuki Tambah Diler di Pulau Jawa

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 19/05/2017, 16:51 WIB
Istimewa Diler Suzuki di daerah Kenjeran, Surabaya SBT

Surabaya, KompasOtomotif – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali meresmikan diler mobilnya, di Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur. Peresmian ini hanya berselang sekitar dua hari, dari dile baru sebelumnya di Salatiga.

Merek nomer lima terbesar ini nampaknya mulai injak gas, dan menyusul rekan-rekan pabrikan Jepang di empat tempat teratas. Diler dengan fasilistas 3S (sales, servis, spareparts) dengan Body Repair ini, melengkapi jumlah total jaringan Suzuki di seluruh Indonesia, yang mencapai 315 outlet.

Berlokasi di Jalan Kenjeran no 552 - 554, Surabaya, Jawa Timur, diler yang berada di bawah naungan PT Sejahtera Buana Trada (SBT) ini dilengkapi dengan fasilitas terkini dan desain yang sesuai standar Suzuki. Lahan seluas 6.000 m2 dengan luas bangunan 11.850 m2, difungsikan untuk showroom dua lantai dan bengkel.

Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT. SIS  mengatakan, kalau wilayah Jawa Timur merupakan salah satu market yang penting. Pada 2016, pasar mobil di sini berkontribusi 11,7 persen secara nasional.

“Namun untuk Suzuki sendiri, Jawa Timur memberikan sumbangsih 11,9 persen. Karena potensi yang besar itulah, kami membuka outlet baru di Kota Kenjeran ini, dan harapannya ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat,” ucap Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT. SIS dalam siaran resminya, Jumat (19/5/2017).

Outlet SBT Kenjeran menjadi yang ke-5 dari SBT Jawa Timur. Untuk fasilitas bengkel, dilengkapi dengan kapasitas servis, seperti 16 stall, yaitu Express Maintenance, Produk Home Service dan Premium Delivery Area.

Total kapasitas bengkel baru ini, mampu menampung lebih dari 450 unit per bulan. Sedangkan untuk body repair terdiri dari 20 stall, yaitu oven, putty, primer, assembly disassambly, tarik body, poles, deatiling, welding, preparation, quick repair, dan final check.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X